Sabtu, 24 Agustus 2019 10:28

Ketua KONI Pacitan Pilih Besarkan Peternakan Perkutut, Tak Siap Dicalonkan Sebagai Bupati

Sabtu, 13 Juli 2019 12:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ketua KONI Pacitan Pilih Besarkan Peternakan Perkutut, Tak Siap Dicalonkan Sebagai Bupati
Ilustrasi peternakan perkutut.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Burung perkutut selama ini masih menjadi sebuah hobi bergengsi bagi beberapa masyarakat. Tak jarang para penghobi burung tersebut rela merogoh koceknya hingga ratusan juta rupiah untuk bisa memiliki seekor perkutut.

Berangkat dari itulah, salah seorang pengusaha muda di Pacitan memilih konsen menekuni peternakan perkutut miliknya, meski harus menyiapkan permodalan hingga miliaran rupiah.

Itulah yang dilakoni HB Sugiharjanto, atau karib disapa dengan Sugi. Bapak dua anak ini sudah hampir satu dasawarsa lebih bergelut dengan peternakan perkutut. Tak hanya di Pacitan, ia pun rela berhijrah sementara ke Tasikmalaya untuk sekadar mengembangkan usaha peternakannya itu.

"Karena mahal itulah, sehingga tak mudah melakukan budidaya perkutut. Perlu ilmu dan kiat khusus untuk bisa melahirkan bibit perkutut unggulan bernilai ekonomis tinggi," kata Sugi yang juga Ketua KONI Pacitan ini melalui hubungan telepon, Jumat (12/7) malam kemarin.

Sugi yang saat itu masih berada di Kabupaten Gresik dalam rangka memberikan dukungan bagi tim bola voli putra yang tengah berlaga di ajang Porprov Jatim VI mengatakan, selama ini dunia hobi burung perkutut masih didominasi oleh Thailand. Para peternak di sana punya skill khusus, sehingga banyak terlahir perkutut-perkutut dengan dengungan suara sangat merdu yang memukau pendengarnya.

"Sehingga tak salah disetiap event kontes kicau perkutut taraf dunia,Thailand masih bertengger di peringkat atas. Inilah yang menginspirasi kami, bagaimana Indonesia, khususnya di Pacitan bisa melakukan budidaya perkutut yang nantinya akan menjadi pesaing bagi Thailand," harap Sugi.

Untuk bisa mewujudkan impiannya itu, Sugi menyadari butuh waktu serta permodalan tak sedikit. Ia pun menyebut, sampai miliaran rupiah. Namun begitu, bagi Sugi hal tersebut merupakan konsekuensi logis yang harus ia hadapi demi tercapainya sebuah cita-cita untuk mengangkat daerah serta negara di kancah internasional dari ternak perkutut.

"Karena itulah, saya sudah pernah matur ke Pak Bupati (Indartato, Red) untuk tidak bermain politik. Saya akan konsen menekuni peternakan perkutut. Sebab saya sudah banyak belajar ke mana-mana, dan kalau ilmu ini tidak saya implementasikan, kan aman-eman. Sebab butuh waktu lima tahunan untuk bisa membesut perkutut-perkutut handal seperti di Thailand. Nggak tahu nanti lima tahun yang akan datang, bisa jadi saya siap untuk tampil sebagai kontestan di pilkada. Kalau sekarang, jangan dulu lah," jelas Sugi memberikan penegasan kalau dirinya memang tak ingin maju di Pilkada Pacitan 2020. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...