Kamis, 19 September 2019 01:36

Dugaan Penganiayaan Tahanan Narkoba oleh Oknum Polisi Polres Sumenep, Ortu Lapor ke Propam

Jumat, 12 Juli 2019 00:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Dugaan Penganiayaan Tahanan Narkoba oleh Oknum Polisi Polres Sumenep, Ortu Lapor ke Propam
Orang tua tahanan narkoba yang diduga jadi korban penganiayaan saat melapor ke kantor Pores Sumenep.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Sama’udin (21) warga Desa Baban, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep yang menjadi tahanan kasus narkoba Polres Sumenep diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi Polres Sumenep berinisial AN. Dugaan penganiayaan ini dilaporkan ke Propam Polres Sumenep oleh Halimatus Sakdiyah (38), ibu dari Sama'udin, Kamis (11/7).

Berdasarkan keterangan Halimatus Sakdiyah, anaknya saat ini memang menjadi tahanan Polres Sumenep akibat kasus narkoba. Sama'udin sudah meringkuk di penjara selama 44 hari terhitung hingga Kamis (11/7/2019) kemarin. Sama'udin ditahan bersama 3 orang teman lainnya dalam kasus yang sama, yakni narkoba.

Halimatus Sakdiyah menduga penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi AN itu dilatari dendam, lantaran ada masalah sebelumnya dengan anaknya.

“Masih ingat saya? Kamu yang mempermalukan saya, bohong kamu yah! Tiba-tiba saja AN itu memukul wajah anak saya dan bahkan menendang bagian bawah perutnya,” cerita Halimatus Sakdiyah menirukan percakapan polisi sebagaimana ia dapat dari pengakuan Sama'udin.

Dia bercerita bahwa kejadian itu berlangsung pada Rabu (10/7/2019). Saat itu ia mengaku bersama suaminya membesuk anaknya di tahanan Polres Sumenep.

“Saya kaget melihat anak saya jalannya sempoyongan. Anak saya hanya menjelaskan kalau yang melakukan penganiayaan itu tetap inisial AN. Bahkan anak saya sampai ketakutan apabila sewaktu-waktu dipukul lagi. Jalannya anak saya kayak orang pincang serta mengeluh kesakitan di perut bagian bawah,” terang Halimatus Sakdiyah.

“Saya akan melaporkan pada pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan kepada Sama’udin," cetusnya.

"Saya heran, masalah anak saya apa? Dia kan tahanan narkoba bukan pencuri, polisi kenapa main pukul? Anehnya, kok hanya anak saya yang dipukul, padahal anak saya bersama 3 tahanan lainnya juga dalam kasus yang sama sebagai tahanan narkoba,” katanya.

Sementara, petugas Propam Polres Sumenep tidak bersedia memberikan keterangan pada wartawan saat dikonfirmasi terkait laporan itu.

“Silahkan ke atasan atau Bagian Humas Polres Sumenep,” ujar salah satu petugas. (aln/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...