Jumat, 29 Mei 2020 23:06

Anjloknya Harga Ayam Diduga Permainan Kartel

Selasa, 09 Juli 2019 12:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Anjloknya Harga Ayam Diduga Permainan Kartel
Ilustrasi

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekkab Pacitan Joni Maryono menduga fenomena jatuhnya harga ayam di Pacitan disebabkan permainan kartel.

"Kami menduga adanya permainan kartel ayam dari pihak tertentu. Pemerintah pun masih sangat kesulitan mengurai masalah tersebut. Di satu sisi, konsumen memang sangat diuntungkan, bagitu pun para pedagang mereka tidak akan terdampak. Sebab ketika kulakannya murah, jualnya juga murah dan sebaliknya," tutur Joni seraya mengatakan jika kasus penurunan harga ayam tersebut sudah menjadi isu nasional.

Menurutnya, yang paling terdampak adalah para peternak dan penyedia bibit ayam. Sebab di saat harga jual ayam hidup anjlok, harga pakan justru melambung. "Namun sekali lagi, ini mata rantai permainan kartel ayam. Di mana pemerintah sendiri masih kesulitan mengurai benang kusut tersebut. Konsumen dan pedagang tetap untung, namun peternak dan penyedia bibit ayam buntung," beber Joni. 

Di sisi lain, Dwi, salah seorang pedagang daging ayam di Pacitan mengakui jatuhnya harga ayam di pasaran tidak terlalu mempengaruhi keuntungan yang ia dapatkan. Sebab sebagai pedagang, Dwi hanya mengikuti perkembangan harga. "Kalau turun, ya kulakannya murah, jualnya juga murah. Ya itu gara-gara pemberitaan di TV, akhirnya berdampak menurunnya harga," ujarnya saat ditemui di kiosnya di sepanjang jalan Gatot Subroto, Selasa (9/7).

Menurut Dwi, saat ini harga kulakan ayam hidup di tingkat peternak turun menjadi Rp 19.800 per ekor, dari sebelumnya Rp 23 ribu. Sedangkan harga jual daging saat ini Rp 35 ribu per kilogram (kg). "Dulu saat Ramadan dan Idul Fitri, saya jual Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per kg. Sekarang turun jauh Mas (wartawan, Red)," tutur Dwi. (yun/rev)

(Dwi, pedagang ayam)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...