Rabu, 05 Agustus 2020 02:33

Lepas CJH ASN dan PTT Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Minta Jaga Kesehatan dan Hati

Minggu, 07 Juli 2019 22:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Lepas CJH ASN dan PTT Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Minta Jaga Kesehatan dan Hati
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas calon Jamaah Haji (CJH) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas calon Jamaah Haji (CJH) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (5/7) malam.

Kegiatan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan oleh Pemprov Jatim. Jumlahnya sebanyak 139 orang ASN/PTT. Kepada mereka, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus agar mereka bisa menjaga kesehatan. Menurutnya, support fisik menjadi hal penting dalam menjalankan ibadah haji.

“Haji adalah arofah, menghitung kapasitas diri kita menjadi penting. Karena itu, mari kita menghitung kemampuan fisik kita masing-masing,” jelas orang nomor satu di Jatim ini.

Selain penting menjaga kesehatan dan fisik saat ibadah, lanjutnya, yang paling penting untuk dilakukan CJH adalah menata hati. Beberapa langkah yang bisa dilakukan yakni dengan menghindari sesuatu yang bisa menggoda hati. Hindari kemungkinan godaan yang menjurus kepada diri CJH.

“Paling berat itu menjaga hati. Jangan melakukan perdebatan saat ibadah. Kalau ingin khusyuk handphone diletakkan di kamar atau di tas. Jangan membuka handphone saat ibadah haji,” ujarnya sambil menegaskan bahwa hanya diri sendiri yang bisa mengendalikan hati dan pikirannya.

Menurutnya, CJH yang bisa berangkat ibadah haji ini mengalami sebuah proses yang tidak bisa dikalkulasi hanya karena banyaknya tabungan. Tetapi banyak faktor yang menakdirkan untuk dipanggil atau tidak. Rasanya juga pasti beda diantarkan oleh pimpinannya ketika mau melaksanakan ibadah haji.

“Ada hal yang mungkin jalannya bukan karena ada kendala konflik, atau perang, atau yang menjadikan ke sana jadi terhalang. Ada yang karena sudah mendaftar, saat berangkat sakit, kehamilan tidak memungkinkan berangkat, dan sebagainya,” pungkasnya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan, berdasarkan pesan Menteri Agama RI, ada zona Jatim di Mekah untuk memudahkan koordinasi antar masyarakat Jatim.

“Jadi tidak berpencar-pencar mereka. Pokoknya saat di Mekah mereka dalam satu area,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono melaporkan, jumlah ASN yang akan menunaikan haji sebanyak 139 orang. Mereka terdiri dari 62 orang ASN wanita dan 77 orang ASN pria.

Dijelaskan, ASN tersebut berasal dari 22 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim. Yakni dari Bakorwil Bojonegoro, Bakorwil Pamekasan, Balitbang, Biro Hukum, Biro Perekonomian, dan sebagainya.

Dikesempatan sebelumnya, kegiatan ini diawali dengan sholawatan dan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Gubernur Khofifah. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Bakorwil Pamekasan Dr. H. Alwi. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...