SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada calon jemaah haji (CJH) asal Jawa Timur untuk ikut menyebarkan pesan perdamaian selama melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekah.
Permintaan tersebut disampaikan pada saat mendampingi Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyambut 450 CJH kloter pertama di Ruang Mina, Asrama Haji, Embarkasi Surabaya, Jum'at (5/7).
BACA JUGA:
- Mengapa Dam Haji Tidak Bisa Dipindahkan ke Indonesia
- Kemenhaj Tegaskan Larangan Jemaah Haji Ikut Ziarah dan City Tour Sebelum Puncak Armuzna
- Cuaca Musim Haji 2026 Hari Ini: Makkah Tembus 41 Derajat, Kelembapan Madinah Cuma 14 Persen
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini berharap agar pesan perdamaian itu bisa disampaikan oleh seluruh CJH, khususnya bagi yang bisa berbahasa Arab. Tak hanya saat pelaksanaan ibadah saja pesan itu disampaikan, tetapi saat melakukan kegiatan sehari-hari selama berada di tanah suci pun diminta untuk disampaikan.
“Terutama para jemaah yang mampu berkomunikasi dalam bahasa arab, sampaikan pesan bagaimana persaudaraan antar umat Islam dan antar umat beragama di Indonesia itu telah berjalan dengan baik,” terangnya.
Apalagi sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia sekaligus negara majemuk, Gubernur Khofifah berpesan agar berita tentang bagaimana persaudaraan antar umat Islam dan antar umat beragama terjalin dengan sangat baik. Utamanya dalam membangun Islam Rahmatan Lil'alamin.
“Pesan kedamaian ini penting, pesan membangun Islam Rahmatan Lil'alamin ini penting,” ujar Gubernur Khofifah.
Sehingga, ujar Gubernur Khofifah, para CJH yang berangkat ke tanah suci merupakan duta bangsa Indonesia. Mereka mengemban misi tambahan, yakni menjaga sikap dan kebersamaan sebagai kesatuan perwakilan bangsa Indonesia.
“Para jemaah haji saat melaksabakan ibadah haji nanti, bapak ibu sekalian adalah duta bangsa. Karena itu, tolong dijaga sebagai satu kesatuan, sebagai perwakilan bangsa Indonesia,” ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




