MCH 2026
JAKARTA,BANGSAONLINE.com -Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi disiapkan sebagai garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji Indonesia, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara menjelang kedatangan kloter pertama.
Dalam hal ini, sebanyak 423 tenaga pendukung yang terdiri dari petugas mukimin dan mahasiswa telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari pemantapan tugas, guna mendukung berbagai aspek layanan mulai dari penyambutan jemaah di bandara, pendampingan di sektor, hingga pelayanan langsung termasuk bagi jemaah lanjut usia.
BACA JUGA:
Kepala Kanselerai, Soeharyo Tri Sasongko, menegaskan bahwa peran tenaga pendukung sangat vital dalam menunjang kinerja PPIH secara keseluruhan di lapangan.
“Tenaga pendukung ini menjadi ujung tombak di lapangan. Mereka langsung bersentuhan dengan jemaah, sehingga dituntut sigap, ramah, dan profesional dalam memberikan pelayanan,” ujarnya, Minggu (19/04/2026).
Ia menjelaskan, para tenaga pendukung tersebut akan disebar ke dua Daker utama, yakni Bandara dan Madinah, serta ditempatkan di titik-titik strategis yang membutuhkan bantuan langsung bagi jemaah.
Selain itu, mereka juga dibekali pemahaman mengenai prosedur layanan terbaru, termasuk koordinasi dengan otoritas Arab Saudi serta dukungan terhadap implementasi layanan Makkah Route, agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Sejalan dengan arahan Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan, seluruh tenaga pendukung diharapkan mampu meningkatkan sinergi serta kreativitas dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah haji Indonesia.
Dengan kesiapan tersebut, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal dalam melayani jemaah, khususnya pada momentum kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan tiba pada 22 April di Madinah. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




