Penukaran Uang Riyal di Lamongan Diserbu CJH, Pecahan Kecil Paling Diminati

Penukaran Uang Riyal di Lamongan Diserbu CJH, Pecahan Kecil Paling Diminati Salah satu stan penukaran uang riyal di Lamongan

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Permintaan penukaran uang riyal di Lamongan melonjak seiring persiapan keberangkatan calon jemaah haji ke Arab Saudi.

Salah satu penyedia jasa penukaran uang riyal, Amalia mengungkapkan, peningkatan permintaan terjadi signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Mayoritas calon jemaah haji (CJH) memilih menukar uang dalam pecahan kecil agar lebih mudah digunakan selama menjalankan ibadah.

“Kalau sudah membawa uang riyal dari sini, jemaah tidak perlu repot lagi di sana, jadi bisa lebih fokus beribadah,” ujarnya, Rabu (1/3/2026)

Ia menjelaskan, pecahan yang paling banyak diminati adalah nominal kecil karena dinilai lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan hingga transportasi.

“Yang paling banyak dicari itu pecahan 5 dan 10 riyal. Ini untuk memudahkan saat transaksi, apalagi kalau bisa bayar pas tanpa harus menunggu kembalian,” katanya.

Menurut Amalia, penggunaan uang dengan nominal pas sangat membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia yang mendominasi keberangkatan tahun ini.

“Rata-rata jemaah itu sudah sepuh, jadi kalau pakai uang pas itu lebih aman dan tidak membingungkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Naji, salah satu CJH asal Paciran, Lamongan, mengaku telah menukarkan uang sekitar 2.000 riyal dengan kombinasi pecahan 100 dan 50 riyal, disesuaikan dengan kebutuhannya selama berhaji.

“Kalau saya kemarin menukar sekitar 2.000 riyal, pecahan 100 dan 50. Itu kurang lebih kalau dirupiahkan sekitar Rp9 juta lebih,” ujar Ahmad Naji.

Ia menambahkan, jumlah uang yang ditukarkan setiap jemaah berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan masing-masing. Bahkan, ia juga sempat menukar tambahan riyal di Surabaya dengan nominal lebih besar. (van)