Rabu, 16 Oktober 2019 12:45

Polda Jatim Bekuk Pasutri Pelaku Curanmor di Surabaya

Selasa, 02 Juli 2019 23:36 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Anatasia Novarina
Polda Jatim Bekuk Pasutri Pelaku Curanmor di Surabaya
Sepasang suami istri, pelaku curanmor di Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Subdit Jatanras Polda Jatim menangkap pasangan suami istri yang kerap melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya. Keduanya, Syafii alias Pii (25) dan Ninik Karlina alias Ninik (20) yang tinggal di Kapasmadya, Tambaksari.

Kasubdit Jatanras AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, penangkapan terhadap keduanya berdasar laporan masyarakat yang mengaku telah kehilangan sepeda motor pada tanggal 14 Juni 2019 lalu.

"Kemudian kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap suami istri (Pasutri)," tandas AKBP Leonard M Sinambela, Selasa (2/7).

Pasangan suami istri yang mengaku masih nikah di bawah tangan tersebut, berbagi peran ketika menjalankan aksi curanmornya. Dikatakan Leonard, sang istri hanya bertugas mengantarkan Pii hingga menemukan sasaran.

"Istrinya ini berperan mengantar tersangka mencari sasaran dan sasaran yang dituju motor yang mau diambil. Mereka turun, kemudian istrinya pulang mengendarai kendaraannya sendiri," lanjutnya.

Dari pengakuannya, pelaku mengaku telah mencuri delapan unit motor di lokasi yang berbeda. Empat di antaranya dilakukan bersama sang istri yang kini kondisinya hamil muda. Sedangkan sebelumnya, ia melakukan bersama orang lain yang saat ini sedang diburu petugas kepolisian.

"Selain ini sebenarnya ada lagi pelaku lain, kawannya ini juga yang melakukan curanmor berdua. Akhirnya juga sama dan dia menjadi eksekutornya," terang mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya tersebut.

Modus yang dijalankan pelaku, dengan menyasar motor terparkir di pinggir jalan dan sedang ditinggal pemiliknya. Sebelum motor dibawa kabur, lebih dulu pelaku merusak kunci kendaraan dengan kunci T yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Motor yang berhasil dicuri tersebut selanjutnya oleh pelaku dijual ke Madura dengan harga bervariasi. Dari Satu jutaan hingga tiga juta rupiah, "Masih sedang kita dalami dan kita lacak penadahnya," singkat Leonard.

Dari ungkap kasus ini, petugas telah mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor merek Honda, satu kunci T, uang tunai yang diduga hasil penjualan motor curian sebesar Rp 2 juta. Kedua pasangan muda-mudi ini terancam hukuman tujuh tahun penjara sesuai pasal 363 KUHP. (ana/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri MakmunFenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik dikalangan artis, publik figur maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh nitezen...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...