Sabtu, 24 Agustus 2019 10:37

Polda Jatim Bekuk Pasutri Pelaku Curanmor di Surabaya

Selasa, 02 Juli 2019 23:36 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Anatasia Novarina
Polda Jatim Bekuk Pasutri Pelaku Curanmor di Surabaya
Sepasang suami istri, pelaku curanmor di Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Subdit Jatanras Polda Jatim menangkap pasangan suami istri yang kerap melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya. Keduanya, Syafii alias Pii (25) dan Ninik Karlina alias Ninik (20) yang tinggal di Kapasmadya, Tambaksari.

Kasubdit Jatanras AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, penangkapan terhadap keduanya berdasar laporan masyarakat yang mengaku telah kehilangan sepeda motor pada tanggal 14 Juni 2019 lalu.

"Kemudian kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap suami istri (Pasutri)," tandas AKBP Leonard M Sinambela, Selasa (2/7).

Pasangan suami istri yang mengaku masih nikah di bawah tangan tersebut, berbagi peran ketika menjalankan aksi curanmornya. Dikatakan Leonard, sang istri hanya bertugas mengantarkan Pii hingga menemukan sasaran.

"Istrinya ini berperan mengantar tersangka mencari sasaran dan sasaran yang dituju motor yang mau diambil. Mereka turun, kemudian istrinya pulang mengendarai kendaraannya sendiri," lanjutnya.

Dari pengakuannya, pelaku mengaku telah mencuri delapan unit motor di lokasi yang berbeda. Empat di antaranya dilakukan bersama sang istri yang kini kondisinya hamil muda. Sedangkan sebelumnya, ia melakukan bersama orang lain yang saat ini sedang diburu petugas kepolisian.

"Selain ini sebenarnya ada lagi pelaku lain, kawannya ini juga yang melakukan curanmor berdua. Akhirnya juga sama dan dia menjadi eksekutornya," terang mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya tersebut.

Modus yang dijalankan pelaku, dengan menyasar motor terparkir di pinggir jalan dan sedang ditinggal pemiliknya. Sebelum motor dibawa kabur, lebih dulu pelaku merusak kunci kendaraan dengan kunci T yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Motor yang berhasil dicuri tersebut selanjutnya oleh pelaku dijual ke Madura dengan harga bervariasi. Dari Satu jutaan hingga tiga juta rupiah, "Masih sedang kita dalami dan kita lacak penadahnya," singkat Leonard.

Dari ungkap kasus ini, petugas telah mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor merek Honda, satu kunci T, uang tunai yang diduga hasil penjualan motor curian sebesar Rp 2 juta. Kedua pasangan muda-mudi ini terancam hukuman tujuh tahun penjara sesuai pasal 363 KUHP. (ana/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...