Senin, 22 Juli 2019 22:04

Pemprov Kembangkan Padi Ratoon R5, Bisa Panen Setahun Lima Kali

Senin, 17 Juni 2019 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Pemprov Kembangkan Padi Ratoon R5, Bisa Panen Setahun Lima Kali
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memanen padi ratoon di Desa Jemundo, area Pasar Induk Modern Puspa Agro, Senin (17/6). foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE?

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tengah mengembangkan metode tanam padi dengan masa panen lima kali dalam setahun. Ini merupakan langkah terobosan besar. Sebab, umumnya masa panen hanya dua kali dalam setahun. Maksimal tiga kali dalam setahun.

PT Jatim Graha Utama (JGU) Jawa Timur sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak di bidang agrobisnis, ditunjuk untuk menanam padi ratoon dengan menggunakan teknologi revolusi kelima (R5).

Di tahun pertamanya, PT JGU Jawa Timur telah berhasil memanen padi ratoon yang kelima kalinya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap uji coba ini berlanjut hingga tahun kedua.

"Pada tahun yang kedua nanti para bupati, gapoktan, dan petani juga diajak untuk melihat bagaimana format padi ratoon, ditanam bisa sampai lima kali panen," ujar Khofifah usai memanen padi ratoon di Desa Jemundo, area Pasar Induk Modern Puspa Agro, Senin (17/6).

Metode tanam yang dikembangkan pemprov tersebut dapat memberikan solusi di tengah semakin menyempitnya lahan pertanian di Jawa Timur akibat makin intensifnya pembangunan, baik perumahan mau pun industri yang membutuhkan lahan luas.

Menurut Khofifah, ekstensifikasi atau peningkatan produksi pertanian dengan memperluas lahan sudah tidak lagi mampu dilakukan. Cara yang sangat memungkinkan yakni melakukan intensifikasi, atau memaksimalkan produktivitas.

Sistem padi ratoon menggunakan metode R-5 itu memang bisa melipatgandakan produksi pertanian. Jika biasanya panen padi hanya mampu dilakukan dua sampai tiga kali setahun, namun dengan R-5, sekali tanam dapat dipanen lima kali.

"Kualitas dan volumenya juga sama dengan panen yang pertama. Rata-rata untuk satu hektar bisa menghasilkan enam sampai tujuh ton," ungkap santri Gus Dur ini.

Mantan Menteri Sosial ini berharap, dalam beberapa tahun ke depan metode tanam padi ratoon R-5 dapat diterapkan banyak petani. Dengan begitu dapat menjadi nilai tambah bagi petani, dan mengurangi angka kemiskinan di desa.

"Saya berharap para Kepala Bakorwil juga mengembangkan metode ini di wilayahnya. Ķarena itu saya undang para Kepala Bakorwil dalam panen ini. Apalagi Pemprov punya banyak lahan pertanian," imbuh Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Sebagaimana diketahui, padi ratoon adalah padi yang tumbuh dari batang sisa panen tanpa dilakukan pemangkasan batang. Tunas akan muncul pada buku paling atas, suplai hara didapatkan tetap dari batang lama.

Secara nasional, Jawa Timur masih diandalkan sebagai penyangga pangan nasional. Sedangkan untuk ekstensifikasi pangan di Jawa Timur dikatakan Khofifah hampir tidak bisa dilakukan. Karena itu yang bisa dilakukan Pemprov Jawa Timur adalah intensifikasi pertanian. (mdr/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...