Selasa, 15 Oktober 2019 19:28

Jelang Idul Fitri, Polres Tuban Musnahkan Ratusan Liter Miras Hasil Operasi Pekat

Selasa, 28 Mei 2019 15:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Jelang Idul Fitri, Polres Tuban Musnahkan Ratusan Liter Miras Hasil Operasi Pekat
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono bersama Bupati Tuban Fathul Huda dan jajaran Forkopimda menunjukkan ratusan botol miras yang hendak dimusnahkan.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tuban bersama Forkopimda setempat memusnahkan ratusan liter miras di Alun-alun kabupaten setempat, Selasa (28/5).

Miras tersebut merupakan Barang Bukti (BB) yang didapat dari hasil Operasi Pekat Semeru tahun 2019. Operasi yang berlangsung selama 12 hari di Bulan Ramadhan itu telah berhasil mengungkap sebanyak 58 kasus miras dari Target Operasi (TO) hanya 7 kasus miras.

"Ada sebanyak 58 kasus miras yang diungkap selama Operasi Pekat. Tiga di antaranya ditahan lantaran produksi miras, sedangkan yang lainnya langsung dilakukan sidang tipiring," terang Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru tahun 2019.

Kapolres menjelaskan, dari jumlah kasus itu rata-rata berada di Kecamatan Semanding. Untuk itu, pihaknya tidak akan lelah untuk melakukan pengungkapan kasus miras hingga tahun 2019 di Tuban zero miras.

"Pengungkapan kasus miras rata-rata di masih berada di Semanding," imbuh Kapolres didampingi jajaran Forkopimda Tuban.

Adapun rincian miras yang dimusnahkan, yakni 385 botol berukuran 1,5 liter miras jenis arak, 55 botol berbagai merk miras di antaranya 35 botol Anggur Kolesom Cap Orang Tua, 16 botol Anggur Merah Cap Orang Tua, dan 4 botol Beras Kencur Cap Orang Tua.

Selain itu, petugas juga mengamankan peralatan untuk memproduksi miras, meliputi 5 buah kompor gas, 3 buah dandang, dan 8 buah tabung LPG 3 kilogram.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku diancam pidana Pasal 204 jo, pasal 135, jo pasal 71, pasal 140 jo pasal 86 UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...