Sabtu, 08 Agustus 2020 04:13

Ops ​Cegat Massa People Power, Petugas Gabungan di Tuban Temukan Senjata Laras Panjang

Selasa, 21 Mei 2019 10:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ops ​Cegat Massa People Power, Petugas Gabungan di Tuban Temukan Senjata Laras Panjang
Petugas saat memeriksa senjata laras panjang yang ditemukan.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Petugas gabungan TNI-Polri Kabupaten Tuban terus melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap kendaraan umum maupun barang yang melintasi Bumi Wali untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa People Power ke Jakarta.

Kali ini petugas melakukan pengecekan seluruh kendaraan yang melintas di seputaran perempatan Tugu Patung Letda Sucipto Tuban, Senin (20/5) malam. Hal itu dilakukan mengingat Tuban menjadi pintu utama massa dari berbagai daerah di Jawa Timur yang menuju ke wilayah-wilayah lain Jawa bagian barat.

"Razia ini dilakukan karena adanya perkiraan kelompok masyarakat yang akan menuju ke Jakarta untuk ikut aksi pada 22 Mei nanti. Semua kendaraan kita cek, namun sampai saat ini belum kita temukan (massa yang hendak ke Jakarta, red)," ucap Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, saat memimpin operasi di seputaran perempatan Tugu Patung Letda Sucipto Tuban, Senin malam.

Seluruh penumpang angkutan umum diperiksa satu per satu identitasnya. Tak hanya itu, kendaraan barang juga tak luput dari pemeriksaan petugas. Sementara kendaraan pribadi yang berasal luar daerah menjadi sasaran petugas. Bahkan, salah satu mobil pribadi kedapatan membawa senjata laras panjang yang disimpan didalam mobil.

"Ya, tadi ada yang membawa senjata laras panjang. Setelah diperiksa ternyata sebuah senapan angin. Dari pengakuan sang sopir, senapan tersebut dipergunakan untuk mencari ikan," imbuh perwira dengan dua melati di pundak itu.

Meski demikian, petugas tetap membawa mobil tersebut beserta seluruh penumpang ke Mapolres Tuban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mengingat senapan yang ditemukan tergolong cukup besar.

"Kalau senapan itu di atas 5,5 kaliber harus ada izinnya. Makanya kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Razia serupa telah dilakukan sejak Jumat (17/5) lalu hingga Rabu (22/5) besok. Mengingat kegiatan aksi massa dilakukan pada Rabu (22/5), sementara waktu berangkat dari Jawa Timur diperkirakan sampai esok hari.

Dirinya memastikan, kalau masyarakat Tuban tidak ada yang berangkat menuju ke ibu kota. Jika ditemukan, pihaknya akan mempertanyakan apa tujuannya berangkat ke sana. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan barang bawaan mereka seperti tas dan handphone.

"Sampai saat ini tidak ada rombongan atau kelompok dari Tuban yang berangkat ke sana," imbuhnya.

Terakhir, pria kharismatik ini mengimbau kepada masyarakat supaya lebih bijak dalam bertindak. Mengingat semuanya sudah ada yang bertanggungjawab. Sedangkan untuk menyelesaikan masalah sudah ada mekanismenya yang dapat ditempuh.

"Kita ciptakan kondisi yang aman, tertib dan damai. Kita serahkan semua kepada pihak yang bertanggungjawab, kalau nanti ada perbedaan pendapat semua sudah ada aturan dan mekanismenya," pungkasnya. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...