Selasa, 18 Juni 2019 06:21

Sweeping Warga yang Hendak Ikut Aksi People Power, Polres Gresik Razia Sejumlah Titik

Senin, 20 Mei 2019 10:18 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Sweeping Warga yang Hendak Ikut Aksi People Power, Polres Gresik Razia Sejumlah Titik
Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro memeriksa kendaraan roda empat yang melintas di Jalan Raya Kedamean. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Menjelang aksi people power di gedung KPU RI saat pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei, Polres Gresik terus melakukan razia guna meminimalisir adanya warga yang akan ikut bergabung aksi tersebut.

Senin (20/5) dini hari, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro memimpin langsung razia kendaraan di sejumlah titik Kabupaten Gresik. Razia ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Kedamean, tepatnya Jalan Raya Kedamean.

Kapolres menerjunkan personel Black Panther dilengkapi dengan senjata, serta dibantu anggota TNI dalam men-sweeping kendaraan di jalan raya yang menghubungkan Gresik-Surabaya melalui wilayah Driyorejo ini.

Sejumlah kendaraan roda empat diminta menepi untuk dilakukan pemeriksaan. Barang bawaan juga turut diperiksa. Selain Driyorejo, wilayah Menganti tak luput dari operasi cipta kondisi (cipkon).

Sementara Kapolres menyatakan operasi digelar bertujuan mempersempit ruang gerak massa yang akan berangkat ke Jakarta guna mengikuti aksi people power.

"Total sebanyak empat titik dilakukan cipkon skala besar di wilayah perbatasan Gresik. Di wilayah kota Gresik terdapat dua titik yakni, Kecamatan Kebomas dan exit tol Romokalisari. Sebanyak 75 personel diterjunkan. Selain itu, juga dilakukan di wilayah Gresik Selatan, Utara, maupun tengah. Insya Allah kita bisa mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok yang akan berangkat ke Jakarta," ungkapnya.

Sejauh ini, tambah Kapolres, belum ada gerakan massa yang terindikasi berangkat menuju Jakarta untuk melakukan aksi protes menjelang pengumuman hasil Pemilu di KPU RI.

"Namun demikian kita tetap fokus semaksimal mungkin untuk meminimalisir bahkan melakukan penyekatan. Kalau ada bukti warga ikut aksi 22 Mei langsung kita lakukan pemeriksaan di Polres Gresik," pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...