Minggu, 18 Agustus 2019 23:01

Sidak Pasar dan Supermarket, Diskoperindag Tuban Temukan Mamin Kadaluarsa Hingga Borax

Rabu, 15 Mei 2019 20:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sidak Pasar dan Supermarket, Diskoperindag Tuban Temukan Mamin Kadaluarsa Hingga Borax
Kepala Diskoperindag saat mengecek barang-barang di supermarket.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Tuban menggelar sidak ke sejumlah Pasar, Minimarket, dan Supermarket yang tersebar di Kabupaten Tuban, Rabu (15/5). Sidak itu dilakukan guna memantau harga dan kelayakan barang yang dijual.

Hasilnya, seperti disampaikan Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya, pihaknya menemukan barang-barang kadaluarsa saat sidak di Pasar Baru Tuban. Di antaranya, kopi, susu bubuk, bumbu racik, sambal kemasan, bumbu krispi, dan bumbu mutiara cap kucing. Dari temuan itu, petugas kemudian mendata dan meminta agar barang kadaluarsa itu segera dikembalikan.

"Di Pasar Baru Tuban juga ditemukan borax atau bleng. Secara ilmu kesehatan itu tidak boleh dijual. Maka dari itu akan segera ditarik," terang Agus

Terkait harga sembako, menurut Agus tidak ada kenaikan maupun penurunan secara signifikan. Ia mencontohkan harga cabai plintir sekitar Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per Kg, juga cabai rawit sekitar Rp 10 ribu per Kg. Sementara untuk barang yang lain rata-rata masih stabil.

"Kalau semisal ada kenaikan terhadap salah satu komoditas, maka kami akan adakan operasi pasar," paparnya.

Sementara itu, selama operasi ke minimarket seperti Indomaret dan supermarket Swalayan Bravo dan Swalayan Samudra, petugas tidak menemukan barang-barang kadaluarsa. Hanya saja, petugas banyak mendapati aneka makanan ringan yang tidak sesuai PIRT atau kode bahan baku makanannya.

"Misalkan bahan baku terbuat dari biji-bijian, ternyata nomor izin dalam kemasan terbuat dari tepung. Kalau di Bravo dan Samudra juga banyak ditemukan aneka jajanan yang tidak sesuai PIRT dan rata-rata dari Malang," pungkas Agus.

Ke depan, petugas akan terus memantau harga sembako maupun yang lain di pasaran. "Bisa saja akan dilakukan operasi pasar apabila barang-barang di pasaran terus naik," tegasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...