Sabtu, 25 Mei 2019 14:49

Sidak Pasar dan Supermarket, Diskoperindag Tuban Temukan Mamin Kadaluarsa Hingga Borax

Rabu, 15 Mei 2019 20:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sidak Pasar dan Supermarket, Diskoperindag Tuban Temukan Mamin Kadaluarsa Hingga Borax
Kepala Diskoperindag saat mengecek barang-barang di supermarket.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Tuban menggelar sidak ke sejumlah Pasar, Minimarket, dan Supermarket yang tersebar di Kabupaten Tuban, Rabu (15/5). Sidak itu dilakukan guna memantau harga dan kelayakan barang yang dijual.

Hasilnya, seperti disampaikan Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya, pihaknya menemukan barang-barang kadaluarsa saat sidak di Pasar Baru Tuban. Di antaranya, kopi, susu bubuk, bumbu racik, sambal kemasan, bumbu krispi, dan bumbu mutiara cap kucing. Dari temuan itu, petugas kemudian mendata dan meminta agar barang kadaluarsa itu segera dikembalikan.

"Di Pasar Baru Tuban juga ditemukan borax atau bleng. Secara ilmu kesehatan itu tidak boleh dijual. Maka dari itu akan segera ditarik," terang Agus

Terkait harga sembako, menurut Agus tidak ada kenaikan maupun penurunan secara signifikan. Ia mencontohkan harga cabai plintir sekitar Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per Kg, juga cabai rawit sekitar Rp 10 ribu per Kg. Sementara untuk barang yang lain rata-rata masih stabil.

"Kalau semisal ada kenaikan terhadap salah satu komoditas, maka kami akan adakan operasi pasar," paparnya.

Sementara itu, selama operasi ke minimarket seperti Indomaret dan supermarket Swalayan Bravo dan Swalayan Samudra, petugas tidak menemukan barang-barang kadaluarsa. Hanya saja, petugas banyak mendapati aneka makanan ringan yang tidak sesuai PIRT atau kode bahan baku makanannya.

"Misalkan bahan baku terbuat dari biji-bijian, ternyata nomor izin dalam kemasan terbuat dari tepung. Kalau di Bravo dan Samudra juga banyak ditemukan aneka jajanan yang tidak sesuai PIRT dan rata-rata dari Malang," pungkas Agus.

Ke depan, petugas akan terus memantau harga sembako maupun yang lain di pasaran. "Bisa saja akan dilakukan operasi pasar apabila barang-barang di pasaran terus naik," tegasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...