Minggu, 25 Agustus 2019 00:15

Wawali Pasuruan: Mutasi 147 ASN Dibatalkan, Ada Persyaratan yang Kurang

Rabu, 15 Mei 2019 00:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Supardi
Wawali Pasuruan: Mutasi 147 ASN Dibatalkan, Ada Persyaratan yang Kurang
Wawali Pasuruan saat memberikan keterangan persnya. foto: SUPARDI/ BANGSAONLINE

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Mutasi 147 ASN di lingkungan Pemkot Pasuruan yang sempat menjadi kontroversi karena diduga belum mendapatkan izin dari Mendagri, akhirnya dibatalkan. Informasi yang dihimpun, ada kekurangan persyaratan administrasi dalam mutasi tersebut, sehingga harus dievaluasi dan revisi.

Dijelaskan oleh Wawali Raharto Teno Prasetiyo di depan wartawan dalam jumpa pers di gedung unsur lingkungan kantor Pemkot Pasuruan, telah dilakukan revisi kekurangan persyaratan administrasi.

Secara administratif, mutasi telah dibatalkan dan sudah ada pernyataan bahwa telah terjadi miss administrasi dengan putusan wawali. Mutasi itu dianulir sebagai jawaban secara terbuka. Adapun poin-poinnya sebagai berikut:

1. Pengangkatan dan pelantikan dalam jabatan administrator dan jabatan pengawas yang dilaksanakan pada akhir April lalu, berpedoman pada pasal 132 A peraturan pemerintah no 49 tahun 208 dan pasal 54 peraturan pemerintah no ll tahun 2017 tentang managemen Apratur Sipil Negara.

2. Pengangkatan dan pelantikan dalam jabatan administrator dan jabatan pengawas yang dilaksanakan pada 29 april, telah diperkenankan secara lisan oleh Mendagri (persetujuan tertulis dalam proses pengajuan ke Mendagri).

3. Berkaitan dengan poin dua di atas, dengan mempertimbangkan adanya kekurangan prosedur administrasi, maka surat keputusan Wali Kota Pasuruan yang telah ditetapkan tentang pengangkatan pelantikan dalam jabatan administrator dan jabatan pengawas akan dicabut dan dibatalkan.

4. Dengan terbitnya persetujuan tertulis dari Mendagri no: 821/2611/OTDA pada 8 Mei 2019 perihal persetujuan pengangkatan dan pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Pasuruan Kota, selanjutnya akan dilakukan pengangkatan dan pelantikan kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...