Yunan Amin, pelaku keributan di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE
Polisi juga membantah adanya pembacokan dalam kasus tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan di dagu akibat terkena gagang senjata tajam milik pelaku.
"Korban dan petugas KPPS lainnya kemudian berusaha menenangkan pelaku. Saat ditenangkan itu korban terkena gagang sajam pelaku hingga mengalami luka gores ringan di dagu," imbuhnya.
Peristiwa ini berawal saat pelaku tidak mau mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. Pelaku langsung keluar dari TPS dan sempat dikejar oleh petugas Linmas. Pelaku kemudian kembali dan mencelupkan jarinya.
Usai mencelupkan jarinya, kemudian pelaku ini pulang. Namun, kembali lagi dengan membawa senjata tajam.
"Sebelumnya ada salah paham antara saya dan dia (korban) terkait masalah pekerjaan. Lalu pas saya keluar TPS saya lupa mencelupkan jari ke tinta. Saya tersinggung karena dibentak untuk mencelupkan jari ke tinta," ungkap Yuhan Amin. (ina/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




