Rabu, 19 Juni 2019 12:49

Bayi Kandung Disiksa Ayah dan Ibu untuk Dapatkan Kepuasan Seksual

Selasa, 19 Maret 2019 22:55 WIB
Editor: Choirul
Bayi Kandung Disiksa Ayah dan Ibu untuk Dapatkan Kepuasan Seksual
Kejam. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Ismail S (23) dan Nina R (26) melakukan pelecehan seksual terhadap bayi kandungnya sendiri, di Ludwigshafen, negara bagian Rhineland-Palatinate, Jerman barat.

Bayi itu kini harus dilengkapi anus buatan setelah menderita pelecehan seksual yang mengerikan. Dan pelakunya adalah ayah dan ibu kandung.

Nina yang bekerja sebagai pramuniaga, memainkan penis bayi kandungnya yang masih berusia berusia enam minggu, sampai luka mengerikan. Bahkan, dia juga melukai bagian tubuh bayi itu. Kepala jaksa Hubert Stroeber mengatakan: "Dia ingin mendapatkan kepuasan seksual."

Ismail juga diduga ikut serta dalam pelecehan seksual.

Pasangan ini membawa bayi itu ke rumah sakit, dan ditemukan peritonitis parah, peradangan pada peritoneum yang biasanya disebabkan pecahnya organ perut. Petugas medis yang terkejut juga menemukan bayi itu menderita cedera tengkorak, pendarahan otak, tulang rusuk patah, memar ke paru-paru dan jantung, dan pendarahan dari mata. Mereka juga menduga bahwa sang bayi juga menderita patah tulang yang lebih tua.

Menurut media setempat, bayi itu memerlukan operasi darurat dan anus buatan sebagai akibat dari cedera mengerikan. Bocah lelaki itu, yang kini berusia tujuh bulan, saat ini tinggal bersama keluarga angkat.

Keluarga dan teman-temannya mengatakan kepada media setempat bahwa Nina R. telah menunjukkan tanda-tanda kekejaman. Ketika masih kecil,  ia diduga menyiksa dua kelinci hingga mati.

Si pramuniaga bertemu Ismail S. pada November 2017, dan segera hamil. Dia melahirkan bayi laki-laki yang sehat pada akhir Agustus tahun lalu.

Kini, Nina R dan Ismail S telah ditahan. Persidangan mereka dijadwalkan Mei.

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...