Senin, 27 Mei 2019 03:05

Terjadi 33 Longsor di Kabupaten Blitar dalam 2 Bulan Terakhir

Jumat, 15 Maret 2019 15:06 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Terjadi 33 Longsor di Kabupaten Blitar dalam 2 Bulan Terakhir

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dampak musim penghujan menyebabkan bencana tanah longsor kembali menerjang wilayah rawan longsor di Kabupaten Blitar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Heru Irawan mengatakan, jumlah kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Blitar tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Intensitas hujan cukup tinggi sejak awal tahun jadi memang memicu tanah longsor di beberapa titik," ungkap Heru, Jumat (15/3).

Menurut dia, BPBD mencatat setidaknya selama Januari hingga Februari 2019 sudah ada 33 kejadian tanah longsor. Longsor menerjang beberapa titik di wilayah perbukitan dan tebing di lereng Gunung Kelud yang mencakup Kecamatan Gandusari, Doko, Selorejo dan Kesamben.

"Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2018. Di tahun 2018 selama Januari hingga Februari kami mencatat hanya ada 22 kejadian tanah longsor," jelas Heru.

Kerawanan ini kini tengah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Blitar. Melalui BPBD, Pemkab Blitar gencar menyosialisasikan mitigasi bencana kepada masyarakat.

"Kerawanan ini memang perlu menjadi perhatian pemerintah. Oleh sebab itu ada sosialisasi mitigasi bencana. Disisi lain, kami juga berharap masyarakat terutama yang tinggal di daerah rawan lebih peka terhadal kondisi lingkungan tempat mereka tinggal," paparnya.

Selain tanah longsor, BPBD juga mengimbau warga untuk mewaspadai bencana lainya yang dimungkinkan datang seiring dengan musim penghujan. Seperti banjir dan puting beliung.

"Selain longsor memang untuk wilayah selatan seperti Sutojayan rawan banjir. Ada juga wilayah yang rawan puting beliung. Jadi kami imbau masyarakat tetap waspada," pungkasnya. (ina/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...