Jumat, 19 April 2019 06:08

Korupsi, Kades Segoromadu Divonis 1 Tahun Penjara

Selasa, 12 Februari 2019 18:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Korupsi, Kades Segoromadu Divonis 1 Tahun Penjara
Kades Segoromadu nonaktif Samsul Huda saat dibawa ke mobil tahanan Kejari Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Desa (Kades) Segoromadu Kecamatan Kebomas, Samsul Huda (48), divonis dengan hukuman penjara 1 tahun dan denda 50 juta subsidair 1 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor, Surabaya, dalam sidang dengan agenda putusan, Selasa (12/2).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Pidsus Kejari Gresik yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda 50 juta subsidair 2 bulan. 

Majelis hakim yang diketuai Wiwin Arodawanti, menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara me-mark up alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2017.

Dikatakan ia, Kades Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dituntut hukuman oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Pidsus Kejari Gresik dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU korupsi No. 31 tahun 1999 diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan tindak pidana korupsi. Untuk itu, pengadilan menjatuhkan hukuman 1 tahun penjaran dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan," katanya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto kepada wartawan membenarkan, kalau Kades Suromadu Samsul Huda divonis hukuman penjara selama 1 tahun dan denda 50 juta subsidair 1 bulan. "Vonis itu lebih ringan dari tuntutan kami. Terdakwa juga sudah mengembalikan kerugian negara sebasar Rp 244.494.751," terangnya. 

Atas vonis itu, Andrie mengatakan jaksa masih pikir-pikir. Sedangkan Samsul Huda, menerima putusan vonis itu. 

Sekadar diketahui, Kades Segoromadu Samsul Huda didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dana ADD tahun 2017 sebesar Rp 244.494.751 dari total anggaran ADD sebesar Rp 820 juta. Dana itu digunakan untuk 11 proyek pembangunan Desa Segoromadu. Namun dalam prosesnya, Samsul Huda melakukan mark up anggaran dalam proyek tersebut.

Salah satunya pembangunan drainese jalan poros desa, dari total anggaran yang dibutuhkan Rp 74 juta, di-mark up menjadi sebesar Rp 94 juta. (hud/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...