Senin, 18 Februari 2019 22:24

Korupsi, Kades Segoromadu Divonis 1 Tahun Penjara

Selasa, 12 Februari 2019 18:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Korupsi, Kades Segoromadu Divonis 1 Tahun Penjara
Kades Segoromadu nonaktif Samsul Huda saat dibawa ke mobil tahanan Kejari Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Desa (Kades) Segoromadu Kecamatan Kebomas, Samsul Huda (48), divonis dengan hukuman penjara 1 tahun dan denda 50 juta subsidair 1 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor, Surabaya, dalam sidang dengan agenda putusan, Selasa (12/2).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Pidsus Kejari Gresik yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda 50 juta subsidair 2 bulan. 

Majelis hakim yang diketuai Wiwin Arodawanti, menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara me-mark up alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2017.

Dikatakan ia, Kades Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dituntut hukuman oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Pidsus Kejari Gresik dengan hukuman penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU korupsi No. 31 tahun 1999 diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan tindak pidana korupsi. Untuk itu, pengadilan menjatuhkan hukuman 1 tahun penjaran dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan," katanya.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto kepada wartawan membenarkan, kalau Kades Suromadu Samsul Huda divonis hukuman penjara selama 1 tahun dan denda 50 juta subsidair 1 bulan. "Vonis itu lebih ringan dari tuntutan kami. Terdakwa juga sudah mengembalikan kerugian negara sebasar Rp 244.494.751," terangnya. 

Atas vonis itu, Andrie mengatakan jaksa masih pikir-pikir. Sedangkan Samsul Huda, menerima putusan vonis itu. 

Sekadar diketahui, Kades Segoromadu Samsul Huda didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dana ADD tahun 2017 sebesar Rp 244.494.751 dari total anggaran ADD sebesar Rp 820 juta. Dana itu digunakan untuk 11 proyek pembangunan Desa Segoromadu. Namun dalam prosesnya, Samsul Huda melakukan mark up anggaran dalam proyek tersebut.

Salah satunya pembangunan drainese jalan poros desa, dari total anggaran yang dibutuhkan Rp 74 juta, di-mark up menjadi sebesar Rp 94 juta. (hud/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...