Jumat, 19 Oktober 2018 23:52

Kasus Korupsi ADD Kades Segoromadu Gresik Dilimpahkan ke Kejari

Kamis, 11 Oktober 2018 17:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kasus Korupsi ADD Kades Segoromadu Gresik Dilimpahkan ke Kejari
Kades Segoromadu Samsul Huda (kanan) saat hendak dibawa ke Lapas Banjarsari. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik akhirnya merampungkan pemeriksaan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 yang diduga melibatkan Kades Segoromadu Kecamatan Kebomas, Samsul Huda (48).

Kamis (11/10/2018), penyidik menyerahkan tersangka dan BB (tahap 2) ke penyidik Pidsus Kejari Gresik.

Tersangka Samsul Huda tiba di Kantor Kejari bersama penyidik Tipiter Polres Gresik sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung dimasukkan ke ruang Pidsus untuk pemeriksaan lanjutan.

Selang beberapa jam, tersangka dengan dikawal petugas kejaksaan menuju mobil tahanan Pidsus untuk dikirim ke rutan Banjarsari, Desa Banjarsari Kecamatan Cerme.

Kasi Pidsus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto kepada wartawan menyatakan, penahanan tersangka Samsul Huda sebagai tindaklanjut penahanan yang dilakukan oleh Polres Gresik. "Tersangka saat menjalani penyidikan di Polres Gresik ditahan. Karenanya, ketika tahap 2 kami juga melakukan penahanan," jelasnya.

Andrie menjelaskan bahwa Kades Segoromadu didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi ADD tahun 2017 sebesar Rp 244.494.751 dari total anggaran ADD sebesar Rp 820 juta.

"Anggaran dari APBD 2017 itu diperuntukkan 11 proyek pembangunan di Desa Segoromadu. Namun, proyek diduga dimark up oleh terdakwa. Salah satunya pembangunan drainase jalan poros desa (JPD) dari total anggaran Rp 74 juta, terdakwa mark up menjadi sebesar Rp 94 juta," terangnya.

Ditambahkan Andrie, Samsul Huda akan dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. "Hingga dilimpahkan ke Kejari, terdakwa belum mengembalikan kerugian negara sepeser pun. Fakta ini akan menjadi pertimbangan kami untuk melakukan penuntutan," pungkasnya. (hud/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...