Rabu, 24 Juli 2019 08:27

​Paus Francis Akui Ada Biarawati Jadi Budak Seks para Imam dan Uskup

Rabu, 06 Februari 2019 22:34 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Paus Francis Akui Ada Biarawati Jadi Budak Seks para Imam dan Uskup
Paus Francis. foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com - Paus Fransiskus mengakui kerap terjadi pelecehan seksual kepada biarawati. Hal ini disampaikan, dalam perjalanan kembali dari Abu Dhabi. Ia saat itu menjawab pertanyaan wartawan tentang artikel majalah bulanan Vatikan, pekan lalu, tentang pelecehan biarawati di Gereja Katolik.

Paus Francis mengakui terdapat pelecehan seksual biarawati oleh para imam, bahkan ada di antara biarawati yang menjadi budak seks.

Paus, yang kepausannya ditandai dengan upaya untuk menumpas krisis global atas pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh imam Katolik, mengatakan berkomitmen untuk menghentikan pelecehan itu.

Baru-baru ini, gerakan MeToo mendorong para biarawati untuk mengungkapkan pelecehan yang dilakukan para imam dan uskup. Tahun lalu, Pemimpin the International Union of Superiors - yang mewakili lebih dari 500 ribu biarawati Katolik - mendesak anggota mereka untuk melaporkan pelecehan.

"Memang benar ... ada imam dan bahkan uskup yang telah melakukan ini. Saya pikir itu masih terjadi karena sesuatu tidak berhenti begitu saja. Kami fokus menangani ini sejak lama. Kami telah menangguhkan beberapa imam karena ini," kata Paus Francis.

Paus Francis mengatakan, mantan Paus Benediktus membubarkan ordo religius wanita tak lama setelah pemilihannya sebagai paus pada 2005. "Karena perbudakan telah menjadi bagian darinya (ordo religius), bahkan perbudakan seksual di pihak imam dan pendiri."

Dia tidak menyebut nama kelompok itu, tetapi juru bicara Vatikan Alessandro Gisotti mengatakan itu adalah perintah Francis. Sebelum menjadi Paus, Benediktus adalah Kardinal Joseph Ratzinger, kepala the Congregation of the Doctrine of the Faith, departemen Vatikan yang menyelidiki pelecehan seksual.

Setelah menjadi Paus, Ratzinger membuka kembali penyelidikan dan membubarkannya.

Paus Francis telah memanggil para uskup dari seluruh dunia ke pertemuan puncak akhir bulan ini di Vatikan, untuk menemukan formula, bagaimana melindungi anak-anak dari pelecehan seksual oleh para pendeta.

Sumber: mirror.co.uk
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...