Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU ke-73 di stadion GBK, Jakarta. Foto: Ist
Sehingga ia ingin agar bu nyai Muslimat NU, muballigh Muslimat NU, dan juga para daiyah Muslimat NU bisa selalu menyampaikan pesan anti hoaks, anti ujaran kebencian, anti fitnah dan anti ghibah karena itu bisa memecah belah bangsa dan menimbulkan saling curiga. Padahal sumber informasinya hanya dari grup WA atau dari sosial media.
"Saya khawatir kalau tidak diantisipasi dan lebih kontinyu, akan berbahaya. Nah ini saya baru komunikasi dengan Dirjen Kementerian Kominfo, saya ingin dapat akses khusus seminggu sekali Muslimat NU bisa dapat informasi berita mana yang hoaks dan mana yang benar. Sebab, kami dengan Kominfo juga memiliki program itu," kata Khofifah.
Laskar Anti Hoaks Muslimat Diapresiasi Presiden Jokowi
Sementara itu, Presiden Joko Widodo yang juga hadir dalam Harlah Muslimat NU ke 73 Maulidurrasul dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Muslimat.
Baik untuk tema yang diangkat yaitu Jaga Aswaja Teguhkan Bangsa maupun deklarasi anti hoaks, fitnah, dan ghibah yang dideklarasikan ratusan ribu jamaah Muslimat NU di GBK.
"Muslimat NU adalah organisasi yang besar. Kita ingin Islam moderat terus digaungkan dan sebagaimana tadi yang sudah disampaikan Bu Khofifah, bahwa Islam yang aswaja yang penuh toleransi dan moderasi, yang saling menghormati itulah yang selalu disampaikan oleh Muslimat NU," kata Presiden Jokowi.
Ia pun menginginkan agar Muslimat NU ke depan bisa menjadi penegak aswaja untuk bisa lebih menggaungkan nilai-nili toleransi dan moderat dalam Islam. Bukan yang radikal maupun terorisme.
"Terkait deklarasi anti hoaks, itu bagus sekali. Apalagi kalau semua elemen semua ormas di seluruh kelompok-kelompok yang ada di daerah-daerah bisa menyatakan anti hoaks semacam ini maka akan menjadi sebuah perlawanan terhadap banyaknya serangan hoaks di media sosial. Ini movemen yang sangat bagus untik negara kita," pungkas Jokowi. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




