Kamis, 18 April 2019 22:24

Sehari 2 Orang Tersambar Petir, Ini Imbauan BPBD Tuban

Senin, 14 Januari 2019 11:24 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Suwandi
Sehari 2 Orang Tersambar Petir, Ini Imbauan BPBD Tuban
Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban memberikan imbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap sambaran petir. Imbauan tersebut dikeluarkan setelah adanya insiden 2 orang tersambar petir yang berakibat hilangnya nyawa.

"Pada hari Sabtu (12/1) kemarin BPBD menerima laporan ada 2 orang tersambar petir, yakni di Kecamatan Parengan dan Bangilan," ujar Kepala BPBD, Joko Ludiono saat dikonfirmasi, Senin (14/1).

Agar peritiwa tersebut tak terulang, berikut imbauan dan tips dari BPBD Tuban agar terhindar dari petaka saat terjadi petir:

1. Saat di Luar Ruangan

a. Cari tempat berlindung, jangan berada di lapangan terbuka karena petir justru akan menyambar anda. Carilah bangunan atau mobil dan masuklah ke dalamnya.

b. Jangan berlari ke tempat terbuka seperti lapangan atau ladang. Karena petir mencari lapisan tanah untuk melepaskan energinya.

c. Jika saat terdengar petir yang menggelegar anda masih berada di air, misal kolam renang atau sungai, segeralah keluar. Air akan menjadi sasaran petir untuk melepaskan energi.

d. Hindarilah berlindung di bawah pohon karena ini sangat berbahaya. Karena jika pohon tersebut tersambar petir, energi petir tersebut akan lompat ke tubuh anda.

e. Jauhi tiang atau menara yang tinggi dan mudah tersambar petir.

f. Jangan terlalu dekat dengan orang lain. Jaga jarak minimal 4 meter agar tidak terjadi penyaluran energi.

2. Saat di Dalam Ruangan

a. Matikan listrik ataupun barang elektronik yang masih tersalur ke listrik. Hal ini dilakukan untuk menghindari sambaran petir.

b. Jauhkan diri dari kontak listrik, karena petir akan menyambar sesuatu yang teraliri oleh listrik.

c. Tutup semua pintu ataupun jendela dan menjauhlah dari lokasi tersebut.

d. Jika harus terpaksa menelpon, sebaiknya menggunakan telepon genggam karena telepon rumah menggunakan aliran listrik yang bisa tersambar petir.

e. Gunakan alas kaki berbahan karet serta memakai pakaian yang kering agar terhindar dari sambaran petir.

f. Jika dalam suatu perjalanan anda mendengar dentuman petir yang terus-menerus, berhentilah, untuk kemudian mencari tempat aman serta tunggulah petir hingga reda untuk melanjutkan kembali perjalanan anda.

d. Hindari berinteraksi dengan benda-benda yang terbuat dari logam dan kayu karena sangat berbahaya.

"Setidaknya kita sudah berusaha, berakhir dijemput atau tidak, Tuhan selalu punya takdir terbaik untuk kita. Karena sejatinya manusia hanya bisa berusaha dan berdoa," terang Joko.

Diketahui sebelumnya, terdapat dua orang di Kecamatan Parengan dan Bangilan telah meninggal akibat tersambar petir dalam waktu bersamaan. Kedua korban, yakni Lani (46) petani asal Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan dan Saiful Bachtiar asal Kecamatan Singgahan. Korban Lani saat itu sedang aktivitas berada di sawah. Sedangkan, Saiful Bachtiar bermain sepak bola di lapangan Bangilan. (wan/dur)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...