Minggu, 20 Januari 2019 23:26

Tikus Pithi Ngawi Kembali Tuntut Ada Capres dari Jalur Perseorangan

Kamis, 10 Januari 2019 23:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Tikus Pithi Ngawi Kembali Tuntut Ada Capres dari Jalur Perseorangan
Aksi Tikus Pithi saat demo di depan DPRD Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Puluhan anggota Tikus Pithi kembali menggelar aksi menuntut adanya calon presiden (capres) dari jalur independen atau perseorangan. Setelah sebelumnya menggeruduk kantor KPU Ngawi, Kamis (10/01/2019), giliran kantor DPRD Ngawi yang didemo.

Puluhan orang yang mengatasnamakan diri Tikus Pithi Hanata Baris (TPHB) itu menyuarakan aspirasinya di depan kantor DPRD Ngawi. Dengan pakaian serba hitam, mereka terus menyanyikan yel-yel.

Kedatangan mereka diterima Mahfudzi, Ketua Komisi I DPRD Ngawi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (10/01).

Supriyanto, Korlap TPHB Ngawi mengatakan, aksi ini sama seperti sebelumnya. Yakni, sebagai aspirasi demokrasi untuk meminta keadilan atas pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurutnya, pelaksanaan Pilpres secara langsung belum bisa mengakomodir kepentingan bersama. Yakni, lantaran belum ada calon presiden (capres) dari jalur independen.

“Pada dasarnya kita ingin menyuarakan suara rakyat. Dalam politik kita berhak memilih dan dipilih, namun keadilan itu belum ada, khususnya dipilih,” ujar Supriyanto pada awak media.

Dengan alasan itu, ia berharap capres dari jalur independen pada Pilpres 2019 bisa diakomodir agar demokrasi benar terasa tanpa mencederai makna demokrasi itu sendiri. "Sebab selama ini capres hanya diberangkatkan dari koalisi partai tanpa ada mekanisme dari jalur independen," katanya lagi.

Sementara itu Mahfudzi Ketua Komisi I DPRD Ngawi menandaskan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke Ketua DPRD Ngawi agar secepatnya ditindaklanjuti ke pusat. "Aspirasi yang disampaikan dari masyarakat akan diterima. Termasuk suara politik dari komunitas TPHB terkait Pilpres 2019," ujarnya.

Adapun calon yang akan diusung Tikus Pithi adalah Tuntas Subagio, warga dari Sukoharjo Jawa tengah. (nal/rev)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...