Senin, 21 Januari 2019 19:59

Pemkab Tuban Tegaskan Siap Kawal Pembangunan Kilang Minyak di Jenu

Kamis, 10 Januari 2019 20:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Pemkab Tuban Tegaskan Siap Kawal Pembangunan Kilang Minyak di Jenu
Bupati Tuban, H Fathul Huda.

TUBAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menegaskan, siap mengawal pembangunan kilang minyak di Kecamatan Jenu. Pasalnya, keberadaan kilang minyak terbesar se-Indonesia itu dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat bumi wali.

"Insya Allah tetap berdiri di Tuban. Kalau toh harus reklamasi laut, itu tak masalah. Izin sudah disiapkan semua," ungkap Bupati Tuban, H Fathul Huda, Kamis (10/1).

Fathul Huda yakin masyarakat akan semakin sejahtera jika pabrik kilang minyak ini berdiri Tuban. Terutama, lapangan kerja akan bertambah. "Masyarakat bisa bekerja dan tidak perlu jauh-jauh ke luar kota," ujarnya. "Kalau ada masyarakat yang tidak mau ya ditinggal saja," tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Kabag Humas dan Media, Rohman Ubaid. "Pada prinispnya (pemkab, red) tetap mendukung dan mengawal program strategis ini

Terkait suara penolakan saat sosialisasi kemarin, ia menganggap hal itu lumrah, lantaran baru digelar pertama kali. "Ada sebagian yang keberatan, karena kemungkinaan kurang paham. Sebab, sebelumnya gak ada sosialisasi lebih detail," terang mantan Camat Jenu ini.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Pertamina Unit Pemasaran MOR V, Rustam Aji masyarakat Jenu bisa memahami tujuan pembangunan kilang minyak tersebut. "Proyek ini adalah program nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan BBM nasional. Tujuannya bisa mengurangi beban negara yang saat ini masih impor BBM," terangnya.

"Kalau kilang minyak berdiri di Tuban, maka secara hitungan bisnis bisa berjalan dengan baik. Apalagi sudah ada pipa mulai Tuban hingga Surabaya. Lah, kebutuhan BBM ini bisa mengcover ke seluruh Jatim dan Indonesia bagian Timur," bebernya.

Ia juga memastikan jika kilang tersebut berdiri di Tuban, masyarakat akan turut menerima dampak positifnya, terutama terkait bisnis. "Warga lokal bisa membuat usaha kecil-kecilan seperti buka laundry, catering, dan kos-kosan," pungkasnya. (gun/rev)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...