Senin, 25 Maret 2019 09:29

Pemkab Tuban Tegaskan Siap Kawal Pembangunan Kilang Minyak di Jenu

Kamis, 10 Januari 2019 20:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Pemkab Tuban Tegaskan Siap Kawal Pembangunan Kilang Minyak di Jenu
Bupati Tuban, H Fathul Huda.

TUBAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menegaskan, siap mengawal pembangunan kilang minyak di Kecamatan Jenu. Pasalnya, keberadaan kilang minyak terbesar se-Indonesia itu dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat bumi wali.

"Insya Allah tetap berdiri di Tuban. Kalau toh harus reklamasi laut, itu tak masalah. Izin sudah disiapkan semua," ungkap Bupati Tuban, H Fathul Huda, Kamis (10/1).

Fathul Huda yakin masyarakat akan semakin sejahtera jika pabrik kilang minyak ini berdiri Tuban. Terutama, lapangan kerja akan bertambah. "Masyarakat bisa bekerja dan tidak perlu jauh-jauh ke luar kota," ujarnya. "Kalau ada masyarakat yang tidak mau ya ditinggal saja," tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Kabag Humas dan Media, Rohman Ubaid. "Pada prinispnya (pemkab, red) tetap mendukung dan mengawal program strategis ini

Terkait suara penolakan saat sosialisasi kemarin, ia menganggap hal itu lumrah, lantaran baru digelar pertama kali. "Ada sebagian yang keberatan, karena kemungkinaan kurang paham. Sebab, sebelumnya gak ada sosialisasi lebih detail," terang mantan Camat Jenu ini.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Pertamina Unit Pemasaran MOR V, Rustam Aji masyarakat Jenu bisa memahami tujuan pembangunan kilang minyak tersebut. "Proyek ini adalah program nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan BBM nasional. Tujuannya bisa mengurangi beban negara yang saat ini masih impor BBM," terangnya.

"Kalau kilang minyak berdiri di Tuban, maka secara hitungan bisnis bisa berjalan dengan baik. Apalagi sudah ada pipa mulai Tuban hingga Surabaya. Lah, kebutuhan BBM ini bisa mengcover ke seluruh Jatim dan Indonesia bagian Timur," bebernya.

Ia juga memastikan jika kilang tersebut berdiri di Tuban, masyarakat akan turut menerima dampak positifnya, terutama terkait bisnis. "Warga lokal bisa membuat usaha kecil-kecilan seperti buka laundry, catering, dan kos-kosan," pungkasnya. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...