Selama 2018, telah banyak capaian yang diraih oleh Kota Madiun. Beberapa di antaranya adalah meningkatnya jumlah investor yang menanam investasi di kota ini. Hal itupun berhasil mengatrol PAD Kota Madiun menjadi lebih tinggi.
"Pada 2009, PAD kita sekitar Rp 26,7 miliar. Sekarang naik sekitar 1000 persen menjadi Rp 230 miliar," ungkap Sugeng.
Tak hanya itu, UMKM juga berjalan baik. Serta, pada 1 Desember lalu Kota Madiun masuk dalam standar pelayanan Universal Health Coverage (UHC) karena berhasil mengcover layanan kesehatan masyarakatnya melalui BPJS Kesehatan. "Baru 3 daerah di Provinsi Jatim yang termasuk dalam kategori ini," jelasnya.
Menurut Sugeng, semua pencapaian itu tak lepas dari sinergi yang kuat antara tiga pilar plus. Yakni, pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat.
Sugeng pun berharap, masyarakat dapat mendukung upaya keamanan dan keselamatan wilayah kota. Dimulai dari perayaan tahun baru yang aman, lancar, dan tentram.
"Dengan semangat kita bersama menjaga kondusifitas, maka kesejahteraan akan tercapai," tandasnya. (hen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




