Rabu, 16 Juni 2021 04:34

Singgahan Diproyeksikan Sebagai Kawasan Desa Wisata

Selasa, 18 Desember 2018 20:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Istihar
Singgahan Diproyeksikan Sebagai Kawasan Desa Wisata
Pertemuan Pimcam Singgahan bersama tim Perumus KDW, Disparbudpora, dan Dispemas KB.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kecamatan (Pimcam) Singgahan, Kabupaten Tuban mewacanakan pembangunan potensi destinasi desa wisata berbasis perdesaan di empat desa. Untuk mewujukan hal ini, digelar pertemuan bersama tim Perumus Kawasan Desa Wisata (KDW) bersama Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) dan Dispemas KB.

Ada empat desa yang direncanakan masuk dalam KDW Singgahan, yakni Desa Mulyoagung dengan Air Terjun Nglirip; Desa Tingkis dengan Swafoto, River Tubing, dan Agro Buah; Desa Mulyorejo dengan kebun atau tanaman jeruk dan kolam renang; serta Desa Kedungjambe yang menawarkan air panas, air terjun kembar (Pesanggrahan) dan Waterboom.

"Kita sudah menggelar pertemuan dengan tim perumus KDW Singgahan, Disparbudpora, Dispemas KB, dan Tim Ahli PED Tuban," ujar Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Dispemas KB Tuban, Soesilo Hadi Irwanto, Selasa (18/12).

Setelah dikonsep oleh tim perumus KDW, Soesilo Hadi menyatakan, progres selanjutnya adalah pembentukan Badan Kerja sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan.

BACA JUGA : 

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Tuban, Sopir Minibus Tewas, Sopir Truk Kritis

Potensi Jadi Tempat Penularan, Satgas Covid-19 Tuban Gencar Sosialisasi Prokes di Pasar Tradisional

Rumah Warga di Tuban Terbakar, Uang Rp 15 Juta Ikut Hangus

Terjatuh, Pekerja Tambang di Tuban Tewas

Sementara Kabid Pariwisata Disparbudpora Tuban, Suwanto mengungkapkan, bahwa nantinya akan dibentuk BUMDes bersama sebagai wadah pengelolaan bersama, karena konsepnya adalah desa wisata. "Desa wisata artinya obyek keseluruhan perdesaan yang sudah ada, bukan wisata desa yang hanya menonjolkan satu wisata di sebuah desa," paparnya.

Untuk itu, Suwanto menegaskan agar master plan disusun secara jelas, terutama terkait akses ke empat desa, baik itu akses lokasi desa wisata, akses sarana dan prasarana, dan pengelola desa wisata. Selain itu menurutnya, yang tak kalah penting adalah atraksi obyek yang hendak ditawarkan.

"Empat poin itulah yang perlu kita perhatikan bersama," pungkasnya. (ahm/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...