Kapal Tanker Kandas Jadi Daya Tarik Wisata Pantai Panduri Tuban

Kapal Tanker Kandas Jadi Daya Tarik Wisata Pantai Panduri Tuban Para wisatawan saat melihat Kapal Tanker MT Abigail W yang kandas di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sudah 2 pekan Kapal Tanker MT Abigail W kandas di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu. Keberadaan kapal yang semakin dekat dengan bibir pantai justru membawa berkah bagi pengelola karena menjadi ikon wisata baru selain panorama matahari terbenam.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Panduri, Sumaji, menyebut peristiwa ini berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan. 

“Peristiwa kapal tanker kandas ini ternyata membawa dampak yang luar biasa, sebab sejak kapal tanker itu kandas kini menjadi tambahan icon wisata di Pantai Panduri,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Menurut dia, kapal kandas tersebut menjadi spot favorit untuk berswafoto. Pada pagi hari antara pukul 08.00-09.00 WIB, pengunjung bisa lebih dekat dengan kapal, bahkan menyentuh dek jika ombak surut. 

“Kalau pagi kebetulan ombaknya surut, jadi pengunjung bisa melihat semakin dekat dan bahkan bisa langsung menyentuh dek kapal,” kata Sumaji.

Ia menambahkan, jumlah pengunjung meningkat signifikan sejak kapal kandas. Jika sebelumnya sekitar 500 orang di akhir pekan, kini jumlahnya naik hingga 100 persen. Wisatawan tidak hanya berasal dari Tuban, tetapi juga dari Bojonegoro, Lamongan, Jombang, Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, serta Blora dan Rembang, Jawa Tengah. 

“Alhamdulillah mereka datang ke sini untuk menikmati suasana pantai. Apalagi di Pantai Panduri yang viewnya bagus ialah sunset dan saat juga ada icon baru untuk swafoto yaitu kapal tanker kandas,” paparnya.

Pantai Panduri tidak memungut tiket masuk, hanya biaya parkir sesuai kendaraan, yakni motor Rp5 ribu, mobil Rp10 ribu, elf Rp20 ribu, dan bus Rp50 ribu. Untuk pengunjung yang menginap malam hari dikenakan tarif Rp10 ribu mulai pukul 18.00 WIB sebagai biaya tambahan fasilitas listrik, MCK, keamanan, dan layanan camping. 

“Jadi kami ini juga membuka pelayanan camping di pantai. Semua fasilitas kami yang menyiapkan,” ucap Sumaji. (wan/mar)