Senin, 25 Maret 2019 09:36

Tafsir Al-Isra 13-14: Di Akhirat, Semua Pandai Berbahasa Arab

Senin, 17 Desember 2018 09:53 WIB
Editor: Redaksi
Wartawan: --
Tafsir Al-Isra 13-14: Di Akhirat, Semua Pandai Berbahasa Arab
Ilustrasi.

Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   

Wakulla insaanin alzamnaahu thaa-irahu fii ‘unuqihi wanukhriju lahu yawma alqiyaamati kitaaban yalqaahu mansyuuraan (13). Iqra/ kitaabaka kafaa binafsika alyawma ‘alayka hasiibaan (14).

Ayat sebelumnya bertutur soal servis Tuhan yang menjadikan waktu siang dan malam secara gilir gumanti, tepat, tanpo suloyo. Tujuannya untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi umat manusia untuk bertobat dan memperbanyak amal ibadah.

Lalu ditutur pula soal anugerah tak terhingga, berupa rezeki dan kesehatan sebagai piranti hidup. Juga diberi kitab suci yang memuat segala sesuatu (fassalnah tafsila), agar mereka terarah ke kebahagiaan hidup hakiki, di dunia, dan di akhirat.

Disambung ayat kaji ini yang membicarakan soal hari akhir nanti, di mana manusia diberi buku catatan amal lengkap yang dikalungkan di leher setiap orang (kulla insan). Dan mereka pasti bisa membaca sendiri, walau di dunia tak mengerti huruf, tak bisa baca.

Gambarannya kayak akhir semester dan kenaikan kelas. Masing-masing murid bakal menerima raport berisikan nilai setiap pelajaran. Semua prestasi akademik dan perilaku selama mengikuti proses belajar-mengajar dicatat semua, termasuk bolos dan izin sakit. Masing-masing ada nilainya sesuai keadaan tanpa ada yang dizalimi. Tentunya, ada keputusan akhir yang ditandatangani oleh kepala sekolah, naik kelas atau tidak, lulus atau tidak.

Tidak ada ada kesulitan apa-apa bagi Allah SWT membisakan semua manusia mampu membaca buku catatan amal masing-masing kelak di akhirat nanti. Soal pakai bahasa apa buku catatan amal tersebut? Allah a'lam. Yang jelas semua manusia bisa memahami. Bisa dengan bahasa yang dulu pernah dia mengerti ketika di dunia dan bisa jadi Allah SWT menyeragamkan pakai bahasa arab. Yang terakhir ini kecenderungan ulama.

Bergembiralah mereka yang naik kelas, ke surga yang diidamkan dan celakalah mereka yang harus tinggal di neraka. Keputusan Tuhan tidak bisa diganggu gugat, seperti lazimnya keputusan lulus dan tidak di sekolah kita, kecuali atas belas kasihan Tuhan sendiri, maka keadaan bisa berubah.

Di akhirat, nabi Muhammad SAW punya otorita syafaat untuk orang yang patut disyafaati. Syafaat itu semacam usulan kepada Tuhan agar si Fulan diampuni, karena berbagai pertimbangan. Misalnya pernah sedekah ikhlas kepada anak yatim kelaparan, padahal dirinya juga kelaparan. Atau aktif membaca shalawat kepada nabi secara khusyu' dan istiqamah, tanpa musik, tanpa cengengesan.

Abu Thalib, paman Nabi yang meninggal dunia sebelum bersyahadat secara ikrar, dihukumi belum beriman, masih kafir. Tetap disiksa di akhirat nanti. Ya, tapi tidak berat dan api nerakapun tak panas baginya, karena ada syafaat khusus dari keponakannya, Muhammad SAW. Begitu riwayat bertutur.

Abu Thalib sangat berjasa membesarkan dan melindungi nabi sejak masih kecil, selalu pasang badan demi keselamatan nabi kala berdakwah. Jika itu benar, maka itulah bukti adanya syafaat. Wajar bagi Tuhan mengabulkan permintaan kekasih-Nya.

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...