Senin, 17 Juni 2019 09:11

Polres Blitar Bakal Razia Salon Kecantikan, Buntut Maraknya Kosmetik Palsu

Selasa, 11 Desember 2018 17:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Polres Blitar Bakal Razia Salon Kecantikan, Buntut Maraknya Kosmetik Palsu
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha saat membeber barang bukti ungkap kasus peredaran kosmetik ilegal. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kepolisian Resort Blitar bakal mengintensifkan pengawasan peredaran kosmetik di wilayah hukumnya. Hal ini menyusul maraknya peredaran kosmetik palsu belakangan ini. Di Kabupaten Blitar sendiri, polisi berhasil mengungkap peredaran kosmetik ilegal yang diperjual-belikan di sejumlah salon kecantikan.

"Jika dirasa perlu kami akan menggandeng instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk melakukan razia ke salon kecantikan ataupun toko-toko kosmetik yang terindikasi memperjual belikan kosmetik berbahaya ini," ungkap Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Selasa (11/12/2018).

Polres Blitar mengingatkan para pemilik salon dan toko kosmetik untuk tidak sembarangan menjual produk kecantikan. Apabila masih ada yang menjual kosmetik palsu, Kapolres mengingatkan untuk segera dibuang atau diserahkan ke kepolisian. Karena kosmetik tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berpotensi besar merugikan masyarakat. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan penjual produk kecantikan.

"Di Blitar terbukti kami temukan kosmetik yang diracik mengandung bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan. Dari dua pengedar sejumlah barang bukti sudah kami bawa ke laboratorium dan hasilnya positif mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk itu kami mengimbau agar salon kecantikan tidak sembarangan menjual kosmetik. Masyarakat sebagai konsumen juga harus berhati-hati. Jangan tergiur harga murah. Lihat dulu izin edarnya," jelas Anissullah.

Sebelumnya dalam operasi sikat yang dilakukan selama sepekan, Satresnarkoba Polres Blitar menangkap 17 tersangka kasus pelanggaran peredaran sediaan farmasi. Dua di antaranya merupakan pemilik salon di wilayah Pojok, Garum, dan Selorejo yang kedapatan menjual kosmetik ilegal berbahaya. Dari salon milik keduanya polisi menyita sejumlah barang bukti 4 kardus kosmetik palsu berupa krim wajah, sabun badan, sabun cuci muka dan 65 lembar label kosmetik palsu.

Kepada polisi, pemilik salon mengaku membeli kosmetik dari toko online. Saat dibeli, kosmetik palsu ini tidak dicantumkan izin edar dari BPOM maupun komposisi serta komposisi racikan. Kosmetik palsu ini dilengkapi label berbagai merk yang bisa ditempelkan di produk oleh pemesanya. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...