Selasa, 20 Agustus 2019 02:22

Polres Blitar Bakal Razia Salon Kecantikan, Buntut Maraknya Kosmetik Palsu

Selasa, 11 Desember 2018 17:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Polres Blitar Bakal Razia Salon Kecantikan, Buntut Maraknya Kosmetik Palsu
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha saat membeber barang bukti ungkap kasus peredaran kosmetik ilegal. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kepolisian Resort Blitar bakal mengintensifkan pengawasan peredaran kosmetik di wilayah hukumnya. Hal ini menyusul maraknya peredaran kosmetik palsu belakangan ini. Di Kabupaten Blitar sendiri, polisi berhasil mengungkap peredaran kosmetik ilegal yang diperjual-belikan di sejumlah salon kecantikan.

"Jika dirasa perlu kami akan menggandeng instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk melakukan razia ke salon kecantikan ataupun toko-toko kosmetik yang terindikasi memperjual belikan kosmetik berbahaya ini," ungkap Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha, Selasa (11/12/2018).

Polres Blitar mengingatkan para pemilik salon dan toko kosmetik untuk tidak sembarangan menjual produk kecantikan. Apabila masih ada yang menjual kosmetik palsu, Kapolres mengingatkan untuk segera dibuang atau diserahkan ke kepolisian. Karena kosmetik tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berpotensi besar merugikan masyarakat. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan penjual produk kecantikan.

"Di Blitar terbukti kami temukan kosmetik yang diracik mengandung bahan-bahan berbahaya bagi kesehatan. Dari dua pengedar sejumlah barang bukti sudah kami bawa ke laboratorium dan hasilnya positif mengandung bahan kimia berbahaya. Untuk itu kami mengimbau agar salon kecantikan tidak sembarangan menjual kosmetik. Masyarakat sebagai konsumen juga harus berhati-hati. Jangan tergiur harga murah. Lihat dulu izin edarnya," jelas Anissullah.

Sebelumnya dalam operasi sikat yang dilakukan selama sepekan, Satresnarkoba Polres Blitar menangkap 17 tersangka kasus pelanggaran peredaran sediaan farmasi. Dua di antaranya merupakan pemilik salon di wilayah Pojok, Garum, dan Selorejo yang kedapatan menjual kosmetik ilegal berbahaya. Dari salon milik keduanya polisi menyita sejumlah barang bukti 4 kardus kosmetik palsu berupa krim wajah, sabun badan, sabun cuci muka dan 65 lembar label kosmetik palsu.

Kepada polisi, pemilik salon mengaku membeli kosmetik dari toko online. Saat dibeli, kosmetik palsu ini tidak dicantumkan izin edar dari BPOM maupun komposisi serta komposisi racikan. Kosmetik palsu ini dilengkapi label berbagai merk yang bisa ditempelkan di produk oleh pemesanya. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...