Senin, 21 Januari 2019 20:01

Dua Pejabat Tersangka Korupsi, Gresik Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi

Senin, 10 Desember 2018 14:17 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Dua Pejabat Tersangka Korupsi, Gresik Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi
Wabup Moh. Qosim bersama para Kepala OPD memperlihatkan penghargaan WBK.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Meski ada 2 pejabatnya yang terjerat kasus korupsi, namun hal itu tak berpengaruh bagi Pemkab Gresik dalam menerima penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Menpan-RB RI.

Penghargaan itu diambil langsung oleh Wakil Bupati Moh. Qosim, Pj Sekda M. Nadlif, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (10/12/2018). Penghargaan beruapa piagam WBK dari Menpan RB tersebut di antaranya diberikan untuk Kecamatan Gresik, dan Sangkapura, Pulau Bawean.

Camat Gresik, Purwanto kepada BANGSAONLINE.com membenarkan bahwa wilayahnya menjadi salah satu yang mendapatkan penghargaan WBK dari Menpan-RBS. "Saat ini saya sedang di Jakarta menerima WBK dari Menpan RB," ujarnya melalui sambungan teteponnya, Senin (10/12/2018) siang.

Ia mengungkapkan, Kecamatan Gresik meraih WBK karena dalam memberikan pelayan publik bebas korupsi, dan bebas segala bentuk pungutan. "Selain Gresik, Kecamatan Sangkapura yang dapat penghargaan WBK," pungkasnya.

Selain Purwanto, sejumlah Kepala OPD tampak mendampingi Wabup. Di antaranya, Kepala Inspektorat Hari Soerjono, Kadis Kominfo Budi Rahardjo, Kepala Dispendik Mahin, Asisten I Indah Sofiana, Kepala DPMPTSP Mulyanto.

Kemudian, Kadispenduk Khusaini, Direktur RSUD sekaligus Plt Dinas Kesehatan dr. Endang Puspitowati, Kepala Bagian Ortala Halimatul Farda, Kabag ULP, Kabag Pemerintahan, Camat Sangkapura dan sejumlah pejabat lain.

Sekadar diketahui, 2 Kepala Dinas di lingkup Pemkab Gresik terbelit korupsi. Mereka adalah mantan Kepala Dinas Kesehatan dr. M. Nurul Dholam yang tersandung kasus dugaan korupsi dana kapitasi Jaspel BPJS tahun 2016. Berdasarkan audit, ditemukan kerugian negara sekitar Rp 2,451 miliar atas korupsi tersebut.

Kemudian, Kepala Dinas Sosial Jairrudin yang tersangdung dugaan korupsi Rp 103 juta dari tiga kegiatan bersumber dari APBN dan APBD Gresik tahun 2017. Saat ini mantan kepala Dispora itu ditahan di rutan Medaeng. (hud/dur)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...