Senin, 22 Juli 2019 14:07

​Kemenag Jatim: Masyarakat Harus Diberi Semangat untuk Mendaftar Haji

Selasa, 04 Desember 2018 20:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Kemenag Jatim: Masyarakat Harus Diberi Semangat untuk Mendaftar Haji
Para pembicara saat memberikan pemaparannya di acara Ngaji dan Jamarah di Hotel Majapahit, Selasa (4/12) siang. Foto: YUDI A/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Prov Jatim Haris Hasanudin menyatakan bahwa dengan adanya pengalihan porsi ahli waris, maka tidak ada alasan lagi bagi umat muslim di Indonesia khususnya Jawa Timur, untuk tidak mendaftar haji.

"Ada satu informasi yang saya kira kurang fair menyebar di masyarakat. Karena waktu tunggu haji yang lama, ada sebagian masyarakat disuruh untuk mengambil tabungan hajinya lalu dipakai umroh saja. Kenapa harus tunggu lama?" ucap Haris saat Ngaji (Ngobrol Tentang Haji) dan Jamarah (Jagongan Masalah Haji dan Umroh) Kanwil Kemenag Jatim,

Ia menuturkan, seharusnya masyarakat itu diberi semangat untuk mendaftar haji tersebut dan bukan sebaliknya. Biar bagaimanapun, haji itu merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan bagi umat Islam.

"Tanpa mendahului takdir Allah SWT, setidaknya dengan adanya inovasi tersebut, bisa menjawab kekhawatiran sebagian masyarakat yang akan mendaftar haji meski usianya sudah uzur," harapnya.

Terkait belum ditetapkannya biaya haji 2019, Kanwil Kemenag Jatim mengimbau kepada masyarakat agar jangan sampai ada yang tertipu oleh orang-orang yang mencari keuntungan di balik situasi itu. memunculkan kesimpangsiuran di masyarakat. Pasalnya, dikhawatirkan akan timbul sejumlah kasus penipuan terkait biaya keberangkatan haji itu.

“Kami mengimbau masyarakat jangan sampai tertipu dan melakukan pembayaran, karena memang sampai saat ini belum ada penetapan. Nanti akan ada Perpresnya, jadi kami mengimbau masyarakat untuk tenang,” jelas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Jatim Jamal.

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengetahui info tentang haji bisa langsung mengakses web milik Kemenag. Sementara terkait jumlah kuota calon jamaah haji di Jatim, Jamal memastikan jumlahnya sama dengan tahun lalu, yakni sebanyak 35.351 jamaah. Meski demikian Jamal sudah membuat p[engajuan untuk menambah kuota, tinggal menunggu disetujui atau tidak.

Jamal menambahkan, saat ini ia fokus terhadap pelayanan haji. Berdasarkan data Badan Pusat Statitik (BPS) Jatim terbaik seluruh Indonesia. Meski demikian saat ini pihaknya berjanji akan terus berinovasi dalam hal layanan yang lebih baik. 

Termasuk visa yakni prosesnya geometric di Asrama Haji menjelang pemberangkatan. Menurutnya prosesnya sangat cepat, sehingga calon jamaah haji tidak perlu kerepotan dalam mengurus visa. (ian/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...