Jumat, 19 April 2019 06:12

​40 Dokter Mata se-Jawa Pelajari Teknologi Terbaru Lasik

Minggu, 02 Desember 2018 23:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
​40 Dokter Mata se-Jawa Pelajari Teknologi Terbaru Lasik
40 dokter mata se-Jawa mengikuti simposium tentang teknologi terbaru lasik di salah satu hotel di Surabaya. foto : istimewa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekitar 40 dokter mata se-Jawa berkumpul untuk mempelajari teknologi terbaru lasik atau pengobatan mata dengan teknik sinar laser di Hotel kawasan Embong Malang, Surabaya, Minggu (2/12). Di samping itu, mereka juga menggelar Mini Symposium Lasik serta rapat umum pemegang saham National Lasik Center (NLC).

Lasik (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) sendiri biasanya selalu direkomendasikan sebagai langkah utama untuk memperbaiki mata minus. Namun, kini ada satu metode baru yang dikenal dengan nama bedah Smile. Refraktif Smile apakah ini dinilai aman bagi mata melalui generasi ketiga bedah refraktif yang menggunakan laser.

Hal ini disampaikan, dr. Harka Prasetya, SpM (K) selaku founder NLC saat ditemui di sela acara. Menurutnya, hadirnya NLC ini untuk menjembatani kepentingan masyarakat, khususnya Indonesia bagian timur. Di mana, Kota Surabaya merupakan sentral wilayah di Indonesia.

"Nah, kegiatan Simposium ini selain memberikan edukasi, juga untuk membangkitkan motivasi bahwa tindakan ini tidak sulit dilakukan. Sekaligus menjelaskan bahwa tindakan ini tidak penuh dengan risiko, apalagi sulit, berhaya, banyak efek samping, itu ternyata tidak. Dan tingkat keamanan dari teknologi ini sangat tinggi," jelasnya.

Harka mencontohkan, tindakan operasi ini tanpa adanya bius karena canggihnya teknologi buatan Jerman. Terlebih kecepatan mesin pun diakui lebih cepat ketimbang gerakan mata. "Jadi, gerakan mata yang halus ini tetap bisa diikuti dengan laser. Sehingga program laser yang sudah kita rencanakan tetap memiliki presisi yang tinggi," katanya.

Terkait tingkat keamanan, Harka memastikan bahwa metode laser sangat aman. Sebab, sejak tahun 2007 silam ia telah melakukan tindakan dan belum pernah ada masalah. "Belum pernah ada kasus pasien menjadi lebih buruk penglihatannya setelah tindakan. Bahkan tingkat keberhasilan teknologi ini lebih dari 95 persen," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Medis NLC, dr. Dini Dharmawidiarini. Menurutnya, keamanan tindakan ini bahkan mesin akan mati secara otomatis kalau pasien takut dan menghindar. "Jadi, tidak akan tembak bagian di sekitar mata pasien. Tentunya ini barang baru dan sifatnya bukan massal dengan harga kisaran Rp 16,5 miliar," katanya.

Dini menambahkan, munculnya prosedur baru yaitu RelexSmile (Small Incision Lenticule Extraction) merupakan pilihan bedah refraktif generasi ketiga, setelah PRK (Photo Refractive Keratectomy). Di Indonesia, prosedur Smile sudah dapat dilakukan sejak tahun 2015 di Jakarta. Meski sampai sejauh ini, operasi Lasik masih mendominasi tindakan bedah koreksi mata minus.

"Dalam operasi ini, mata akan dilaser dengan teknologi khusus. Jangan khawatir, prosedur Smile telah dinyatakan aman. Prosedur ini tidak memakan waktu lama dan tidak akan menimbulkan rasa sakit," pungkasnya. (mdr/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...