Minggu, 08 Desember 2019 01:46

​40 Dokter Mata se-Jawa Pelajari Teknologi Terbaru Lasik

Minggu, 02 Desember 2018 23:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
​40 Dokter Mata se-Jawa Pelajari Teknologi Terbaru Lasik
40 dokter mata se-Jawa mengikuti simposium tentang teknologi terbaru lasik di salah satu hotel di Surabaya. foto : istimewa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekitar 40 dokter mata se-Jawa berkumpul untuk mempelajari teknologi terbaru lasik atau pengobatan mata dengan teknik sinar laser di Hotel kawasan Embong Malang, Surabaya, Minggu (2/12). Di samping itu, mereka juga menggelar Mini Symposium Lasik serta rapat umum pemegang saham National Lasik Center (NLC).

Lasik (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) sendiri biasanya selalu direkomendasikan sebagai langkah utama untuk memperbaiki mata minus. Namun, kini ada satu metode baru yang dikenal dengan nama bedah Smile. Refraktif Smile apakah ini dinilai aman bagi mata melalui generasi ketiga bedah refraktif yang menggunakan laser.

Hal ini disampaikan, dr. Harka Prasetya, SpM (K) selaku founder NLC saat ditemui di sela acara. Menurutnya, hadirnya NLC ini untuk menjembatani kepentingan masyarakat, khususnya Indonesia bagian timur. Di mana, Kota Surabaya merupakan sentral wilayah di Indonesia.

"Nah, kegiatan Simposium ini selain memberikan edukasi, juga untuk membangkitkan motivasi bahwa tindakan ini tidak sulit dilakukan. Sekaligus menjelaskan bahwa tindakan ini tidak penuh dengan risiko, apalagi sulit, berhaya, banyak efek samping, itu ternyata tidak. Dan tingkat keamanan dari teknologi ini sangat tinggi," jelasnya.

Harka mencontohkan, tindakan operasi ini tanpa adanya bius karena canggihnya teknologi buatan Jerman. Terlebih kecepatan mesin pun diakui lebih cepat ketimbang gerakan mata. "Jadi, gerakan mata yang halus ini tetap bisa diikuti dengan laser. Sehingga program laser yang sudah kita rencanakan tetap memiliki presisi yang tinggi," katanya.

Terkait tingkat keamanan, Harka memastikan bahwa metode laser sangat aman. Sebab, sejak tahun 2007 silam ia telah melakukan tindakan dan belum pernah ada masalah. "Belum pernah ada kasus pasien menjadi lebih buruk penglihatannya setelah tindakan. Bahkan tingkat keberhasilan teknologi ini lebih dari 95 persen," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Medis NLC, dr. Dini Dharmawidiarini. Menurutnya, keamanan tindakan ini bahkan mesin akan mati secara otomatis kalau pasien takut dan menghindar. "Jadi, tidak akan tembak bagian di sekitar mata pasien. Tentunya ini barang baru dan sifatnya bukan massal dengan harga kisaran Rp 16,5 miliar," katanya.

Dini menambahkan, munculnya prosedur baru yaitu RelexSmile (Small Incision Lenticule Extraction) merupakan pilihan bedah refraktif generasi ketiga, setelah PRK (Photo Refractive Keratectomy). Di Indonesia, prosedur Smile sudah dapat dilakukan sejak tahun 2015 di Jakarta. Meski sampai sejauh ini, operasi Lasik masih mendominasi tindakan bedah koreksi mata minus.

"Dalam operasi ini, mata akan dilaser dengan teknologi khusus. Jangan khawatir, prosedur Smile telah dinyatakan aman. Prosedur ini tidak memakan waktu lama dan tidak akan menimbulkan rasa sakit," pungkasnya. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...