Senin, 25 Maret 2019 09:30

Orangutan Ini Dijadikan Pelacur untuk Layani Ngeseks Manusia, Direhabilitasi 15 Tahun agar Jadi Liar

Selasa, 27 November 2018 18:51 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
Orangutan Ini Dijadikan Pelacur untuk Layani Ngeseks Manusia, Direhabilitasi 15 Tahun agar Jadi Liar
Pony, Orangutan yang jadi pelacur primadona di lokalisasi. foto: istimewa

LONDON, BANGSAONLINE.com - Ada perkembangan terbaru dari Pony, Orangutam Kalimantan yang dipaksa menjadi pelacur untuk melayani manusia, 15 tahun lalu. Kini Pony telah menjadi Orangutan liar, dan diperkirakan bisa bertahan hidup di alam bebas.

Ceritanya, pemilik lokalisasi menangkap orangutan kalimantan sejak kecil. Dia diajari untuk melayani nafsu para manusia hidung belang. Di usia 5 tahun, Pony sudah dijadikan pelacur oleh pemiliknya. Seluruh bulunya dicukur, agar tak membuat manusia risih. Lalu dia ditempatkan di tempat tidur untuk melayani pria hidung belang.

Hebatnya, Pony menjadi mesin uang bagi pemilik lokalisasi, karena banyak pria ingin merasakan sensasi ngeseks dengan Orangutan.

Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) berkata: "Tak dapat disangkal, Pony diperlakukan sebagai pelacur. Pria bisa membayar sejumlah uang kepada pemilik rumah lokalisasi untuk berhubungan seks dengannya."

"Pemilik lokalisasi sangat menolak menyerahkan Pony. Baginya, Pony adalah mesin uang dan sumber keberuntungan."

Diperlukan intervensi polisi dan perwira militer untuk membujuk pemilik lokalisasi menyerahkan Pony. Dan memang akhirnya, Pony diserahkan. Pony dibawa ke pusat Nyaru Menteng di Kalimantan, Indonesia.

Mirror.co.uk menerjunkan wartawannya untuk menelusuri perkembangan Pony. Untuk mengembalikan Pony ke habitatnya, diperlukan lebih dari satu dekade untuk memunculkan jiwa survive Pony. “Butuh 15 tahun, untuk menjadikan Pony kembali liar,” satu pernyataan. “Awalnya, Pony tidak menunjukkan keinginan untuk mengeksplorasi dan tidak mampu mencari makanan sendiri.”

Relawan Michelle Desilets mengatakan kepada Sun Online: "Itu mengerikan. Dia adalah budak seks - itu mengerikan. Dia pasti sangat kesakitan."

Selama masa rehabilitasi, pria tidak diizinkan berada di dekatnya, karena ia jelas mengalami trauma akibat perlakuan kejam manusia pria yang telah ia alami.

Baru setelah 15 tahun, ia akhirnya dalam keadaan sehat dan mampu mencari makanan di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng, di mana ia berada di sebuah kandang bersama tujuh orangutan lainnya.

Pony, kini telah berbulu dan liar.

.

Mau mencari makannya sendiri.

.

Pelepasan Pony ke alam liar. Awalnya, pria dilarang mendekat.

Sumber: mirror.co.uk
Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...