Rabu, 18 September 2019 14:58

Jual Kosmetik Ilegal, Ibu Muda di Blitar Ditangkap Petugas Kepolisian

Senin, 12 November 2018 15:21 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Jual Kosmetik Ilegal, Ibu Muda di Blitar Ditangkap Petugas Kepolisian
Barang bukti kosmetik ilegal yang disita petugas kepolisian.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar mengungkap peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Blitar. Kosmetik tersebut diketahui Ilegal karena tak ditemukan label izin dari BPOM maupun Dinas Kesehatan setempat pada kosmetik.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha melalui Kasubag Humas Iptu Muhamad Burhanudin mengatakan, pelaku pengedaran kosmetik ilegal ini diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial AS (33) Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

"Pengungkapan peredaran kosmetik ilegal ini bermula dari banyaknya aduan masyarakat. Dimana di Desa Pojok Kecamatan Garum ada seorang ibu rumah tangga yang menjual kosmetik tanpa disertai label BPOM atau dari Dinkes. Kosmetik itu juga dijual dengan harga yang sangat murah," ungkap Muhamad Burhanudin, Senin (12/11/2018).

Kosmetik ilegal yang diamankan diantaranya krim wajah dan sabun wajah. Jumlahnya masing-masing tiga dos yang disita dari terlapor. Dan 57 lembar label kosmetik yang belum dipasang pada kemasan kosmetik.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, dia mendapatkan kosmetik ilegal ini dari seorang sales yang mengantarkan stok kosmetik kepada pelaku. Hingga kini sales yang dimaksud masih dalam penyelidikan petugas," imbuhnya.

Untuk mengetahui kandungan dalam kosmetik ilegal ini, Polres Blitar telah mengirim sampel barang bukti ke Labfor Polri Cabang Surabaya. Polisi juga melakukan penyelidikan terkait jaringan pengedar lain hingga produsen besar produk kosmetik yang diduga mengandung bahan kimia yang berbahaya jika digunakan pada tubuh manusia.

"Sampel barang bukti saat ini sudah dikirim ke Labfor Polri cabang Surabaya. Kemungkinan hasilnya baru akan diketahui beberapa hari kedepan," ungkap Burhan.

Meski begitu polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku pengedar kosmetik ilegal ini. Alasanya, pelaku kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. "Selain itu, juga ada pertimbangan kemanusiaan.

Pelaku memiliki anak balita yang membutuhkan pengasuhan ibunya. Namun pelaku tetap wajib absen dan datang ketika akan dimintai keterangan," pungkasnya. (ina/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...