Rabu, 27 Mei 2020 19:19

Jual Kosmetik Ilegal, Ibu Muda di Blitar Ditangkap Petugas Kepolisian

Senin, 12 November 2018 15:21 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Jual Kosmetik Ilegal, Ibu Muda di Blitar Ditangkap Petugas Kepolisian
Barang bukti kosmetik ilegal yang disita petugas kepolisian.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polres Blitar mengungkap peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Blitar. Kosmetik tersebut diketahui Ilegal karena tak ditemukan label izin dari BPOM maupun Dinas Kesehatan setempat pada kosmetik.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha melalui Kasubag Humas Iptu Muhamad Burhanudin mengatakan, pelaku pengedaran kosmetik ilegal ini diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial AS (33) Desa Pojok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

"Pengungkapan peredaran kosmetik ilegal ini bermula dari banyaknya aduan masyarakat. Dimana di Desa Pojok Kecamatan Garum ada seorang ibu rumah tangga yang menjual kosmetik tanpa disertai label BPOM atau dari Dinkes. Kosmetik itu juga dijual dengan harga yang sangat murah," ungkap Muhamad Burhanudin, Senin (12/11/2018).

Kosmetik ilegal yang diamankan diantaranya krim wajah dan sabun wajah. Jumlahnya masing-masing tiga dos yang disita dari terlapor. Dan 57 lembar label kosmetik yang belum dipasang pada kemasan kosmetik.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, dia mendapatkan kosmetik ilegal ini dari seorang sales yang mengantarkan stok kosmetik kepada pelaku. Hingga kini sales yang dimaksud masih dalam penyelidikan petugas," imbuhnya.

Untuk mengetahui kandungan dalam kosmetik ilegal ini, Polres Blitar telah mengirim sampel barang bukti ke Labfor Polri Cabang Surabaya. Polisi juga melakukan penyelidikan terkait jaringan pengedar lain hingga produsen besar produk kosmetik yang diduga mengandung bahan kimia yang berbahaya jika digunakan pada tubuh manusia.

"Sampel barang bukti saat ini sudah dikirim ke Labfor Polri cabang Surabaya. Kemungkinan hasilnya baru akan diketahui beberapa hari kedepan," ungkap Burhan.

Meski begitu polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku pengedar kosmetik ilegal ini. Alasanya, pelaku kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. "Selain itu, juga ada pertimbangan kemanusiaan.

Pelaku memiliki anak balita yang membutuhkan pengasuhan ibunya. Namun pelaku tetap wajib absen dan datang ketika akan dimintai keterangan," pungkasnya. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...