Kamis, 09 Juli 2020 14:35

Tiap Bulan, 10 Hingga 15 Warga Blitar Tertular Virus HIV

Selasa, 06 November 2018 21:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Tiap Bulan, 10 Hingga 15 Warga Blitar Tertular Virus HIV
Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Angka penularan Human Immunodeficiecy Virus (HIV) di Kabupaten Blitar semakin memprihatinkan. Dinas Kesehatan setempat mencatat, setiap bulan setidaknya ada 10 hingga 15 penderita baru dilaporkan terinfeksi HIV. Hal ini seperti diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

"Setiap bulan laporan yang masuk ke kami ada 10 hingga 15 penderita baru. Ini baru yang melapor atau temuan petugas Dinkes. Artinya dimungkinkan masih ada yang belum melapor atau bahkan menutup diri ketika merasa mulai terjangkit virus," papar Krisna Yekti, Selasa (6/11/2018).

Penderita baru HIV/AIDS di Kabupaten Blitar didominasi warga berusia produktif, yakni 35 hingga 45 tahun. Namun beberapa di antaranya juga ada yang masih balita dan remaja. Selain didominasi kelompok usia produktif, mereka yang tertular HIV rata-rata adalah yang memiliki risiko tinggi penularan HIV.

"Kebanyakan penularannya memang melalui hubungan seks. Sehingga banyak di antara mereka memang kelompok risiko tinggi atau risti. Namun ada juga ibu rumah tangga dan balita. Untuk ibu rumah tangga biasanya tertular dari suaminya, sementara balita tertular dari ibunya," jelasnya.

Menurut dia, sejak ditemukan pertama kali tahun 2005 lalu, hingga sekarang, jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 1.332. Dari jumlah tersebut, 361 di antaranya meninggal dunia. "Dari jumlah tersebut, 612 HIV, sedangkan 710 AIDS," imbuhnya.

Menanggulangi semakin meluasnya penularan HIV AIDS, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinkes sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan upaya sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan penularan HIV/AIDS. Sedangkan bagi mereka yang sudah tertular Dinkes terus memberikan pengobatan rutin dan memberi pendampingan.

"Selain sosialisasi untuk menanggulangi meluasnya penularan virus pengobatan terhadap mereka yang sudah tertular juga terus dilakukan. Melalui Poli VCT (Voluntary Counselling and Testing) di RSUD Ngudi Waluyo, Kabupaten Blitar," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...