Kamis, 24 Januari 2019 10:44

Terlambat Ditangani, Satu Lagi Penderita DB di Blitar Meninggal Dunia

Senin, 05 November 2018 14:09 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Terlambat Ditangani, Satu Lagi Penderita DB di Blitar Meninggal Dunia
Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menghantui Kabupaten Blitar. Setelah jumlah penderita turun drastis di tahun 2017 lalu, tahun 2018 ini penyakit yang disebabkan karena virus yang disebarkan gigitan nyamuk aedes aegypti ini merenggut tujuh nyawa.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan Dinkes menyatakan satu lagi penderita DBD dinyatakan meninggal dunia. Setelah sebelumnya tercatat enam penderita DBD meninggal dunia terhitung sejak Januari hingga Oktober 2018.

Dengan tambahan satu kasus ini, hingga November 2018 tercatat tujuh penderita DBD dinyatakan meninggal dunia. Sama dengan kasus sebelumnya, penderita DB yang meninggal juga berusia di bawah 10 tahun. Pasien tercatat sebagai warga Kecamatan Gandusari.

"Jadi sebelumnya ada enam penderita dinyatakan meninggal dunia. Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2018. Kemudian, bulan ini kami menemukan satu lagi kasus meninggal dunia," ungkap Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Senin (5/11/2018).

Menurut dia, meninggalnya pasien DBD ini, akibat kurangnya pengetahuan warga terkait penanganan pasien DBD. Dari hasil evaluasi diketahui, kebanyakan penderita terlambat mendapatkan penanganan medis. Mereka baru dibawa ke fasilitas kesehatan setelah sudah terlanjur parah.

"Kebanyakan ketika dibawa ke fasilitas kesehatan kondisinya sudah parah. Sehingga tidak bisa diselamatkan. Untuk itu kami mengimbau agar para orang tua peka dengan kondisi kesehatan anak-anaknya," imbuhnya.

Krisna mengakui, tahun 2018 ini jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar meningkat hingga tiga kali lipat. Jika pada 2017 lalu hanya ada 84 kasus sepanjang tahun, 2018 ini pihaknya mencatat sudah ada 250 kasus DBD.

Untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) kasus demam berdarah, Dinkes Kabupaten Blitar menggalakkan gerakan juru pemantau jentik (Jumantik). Hal ini terbukti efektif menekan angka penyebaran demam berdarah.

Program Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap rumah dinilai dapat menekan angka penyebaran nyamuk aedes aegypti, sehingga jumlah penderita DB dapat terus ditekan.

"Pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan tiap rumah merupakan cara paling efektif dan efisien. Karena penanganan seperti fogging hanya membunuh nyamuk dewasa bukan jentik nyamuk. Jentik nyamuk hanya bisa diberantas dengan PSN," pungkasnya. (ina/dur)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...