Minggu, 19 Mei 2019 16:29

Korban Cabut Laporan Penganiayaan, Status Saddil Tetap Tersangka

Minggu, 04 November 2018 12:17 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Korban Cabut Laporan Penganiayaan, Status Saddil Tetap Tersangka
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Akhirnya, keluarga dan korban mau mencabut laporan dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan Saddil Ramdani terhadap mantan pacarnya yang telah dimasukkan ke Kepolisian Lamongan.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat, Sabtu (3/11) malam kemarin membenarkan kalau keluarga dan korban mencabut laporan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil Ramdani.

"Ya, memang ada pencabutan laporan,  tapi akan kita gelarkan dulu untuk proses selanjutnya," terang Norman, sapaan Kasatreskrim Polres Lamongan, Minggu (4/11).

Dikatakan Norman, korban atas nama ASR dan orangtuanya sudah setuju untuk penangguhan itu. Namun, tandas Norman, pihaknya tetap menunggu proses dan akan digelarkan pada Senin (5/11) besok. Namun, meski telah ada pencabutan perkara, status Saddil sampai saat ini masih tetap tersangka dan masih ditahan di Mapolres Lamongan.

Saddil Ramdani sendiri sebenarnya sudah meminta maaf atas kejadian yang tengah membelitnya itu. 

“Saya sudah meminta maaf pada korban, karena saat itu saya sedang kurang fokus,” tegas Faddil usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Lamongan.

Terkait alasan pencabutan perkara tersebut, Norman mengaku belum mengetahui. Sementara, hingga Sabtu malam, Saddil memang masih ditahan di Mapolres Lamongan. Bahkan, Sabtu malam juga terlihat ASR bersama ibunya berada di Mapolres Lamongan.

Seperti diketahui, pemain sepakbola Persela yang juga masuk dalam Timnas, Saddil Ramdani tengah dirundung masalah. Saddil dilaporkan ke Polisi karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang teman perempuannya.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung juga mengatakan adanya pengajuan penangguhan dari Manajemen Persela.  "Informasi dari Kasatreskrim, sudah ada pengajuan dari manajemen Persela,meski ada pengajuan penangguhan prosesnya tetap jalan," ujarnya

Hanya saja, kata Kapolres masih diperlukan penyidikan lebih lanjut sehingga penyidik bisa menentukan dikabulkan atau tidak. "Ada beberapa faktor sehingga bisa ditangguhkan penahanannya, tetapi proses hukumnya tetap berlanjut," pungkasnya. (qom/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Jumat, 17 Mei 2019 00:26 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RAMADHAN memang penuh segalanya secara apik, termasuk berderet karunia dengan segenap undangan berbuka puasa secara bersama-sama. Ini sangat fenomenal bagi saya yang sejak semula berpuasa bukan untuk meminimalisir perbelanjaan...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...