Rabu, 17 Juli 2019 12:38

Korban Cabut Laporan Penganiayaan, Status Saddil Tetap Tersangka

Minggu, 04 November 2018 12:17 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Korban Cabut Laporan Penganiayaan, Status Saddil Tetap Tersangka
Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Akhirnya, keluarga dan korban mau mencabut laporan dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan Saddil Ramdani terhadap mantan pacarnya yang telah dimasukkan ke Kepolisian Lamongan.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat, Sabtu (3/11) malam kemarin membenarkan kalau keluarga dan korban mencabut laporan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil Ramdani.

"Ya, memang ada pencabutan laporan,  tapi akan kita gelarkan dulu untuk proses selanjutnya," terang Norman, sapaan Kasatreskrim Polres Lamongan, Minggu (4/11).

Dikatakan Norman, korban atas nama ASR dan orangtuanya sudah setuju untuk penangguhan itu. Namun, tandas Norman, pihaknya tetap menunggu proses dan akan digelarkan pada Senin (5/11) besok. Namun, meski telah ada pencabutan perkara, status Saddil sampai saat ini masih tetap tersangka dan masih ditahan di Mapolres Lamongan.

Saddil Ramdani sendiri sebenarnya sudah meminta maaf atas kejadian yang tengah membelitnya itu. 

“Saya sudah meminta maaf pada korban, karena saat itu saya sedang kurang fokus,” tegas Faddil usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Lamongan.

Terkait alasan pencabutan perkara tersebut, Norman mengaku belum mengetahui. Sementara, hingga Sabtu malam, Saddil memang masih ditahan di Mapolres Lamongan. Bahkan, Sabtu malam juga terlihat ASR bersama ibunya berada di Mapolres Lamongan.

Seperti diketahui, pemain sepakbola Persela yang juga masuk dalam Timnas, Saddil Ramdani tengah dirundung masalah. Saddil dilaporkan ke Polisi karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang teman perempuannya.

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung juga mengatakan adanya pengajuan penangguhan dari Manajemen Persela.  "Informasi dari Kasatreskrim, sudah ada pengajuan dari manajemen Persela,meski ada pengajuan penangguhan prosesnya tetap jalan," ujarnya

Hanya saja, kata Kapolres masih diperlukan penyidikan lebih lanjut sehingga penyidik bisa menentukan dikabulkan atau tidak. "Ada beberapa faktor sehingga bisa ditangguhkan penahanannya, tetapi proses hukumnya tetap berlanjut," pungkasnya. (qom/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...