Jumat, 22 Maret 2019 20:01

Bupati Lamongan Buka Bursa Inovasi Desa

Rabu, 24 Oktober 2018 15:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Bupati Lamongan Buka Bursa Inovasi Desa
Bupati Fadeli saat menabuh beduk tanda dimulainya Bursa Inovasi Desa.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Fadeli menegaskan agar setiap desa di Lamongan harus melakukan inovasi guna mengatasi berbagai persoalan dan tantangan serta berprestasi. Hal ini disampaikan Fadeli usai membuka Bursa Inovasi Desa yang digelar di Kecamatan Karanggeneng, Rabu (24/10).

Pantauan BANGSAONLINE.com, salah satu inovasi desa yang ditampilkan yakni Kopi Mangrove yang diproduki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunggul Kecamatan Paciran. Kopi yang sudah diproduksi sejak setahun lalu ini sudah secara rutin dipasarkan ke Semarang, Malang, dan Surabaya. Setiap bulannya, BUMDes Tunggul mengirimkan 10 kilogram Kopi Mangrove ke Semarang, dan 5 kilogram ke Malang dan Surabaya.

Dijelaskan pengurus BUMDes Tungul Aziz Fanani, dalam setiap kemasan Kopi Mangrovenya di-mix dengan bubuk kopi jenis Exelsa. Sehingga, menarik minat sejumlah café di Semarang, Malang, dan Surabaya.

"Setiap kemasan 150 gr Kopi Mangrove kami jual dengan harga Rp 85 ribu. Kami juga memiliki café sendiri di Desa Tunggul," ujarnya.

Kopi Mangrove hanya salah satu upaya BUMDes Tunggul mendayagunakan sumber daya yang ada di pesisir pantura. BUMDes Tunggul yang saat ini mengelola aset senilai Rp 1,2 miliar ini juga memiliki bidang usaha lain.

Seperti usaha pengeringan menggunakan mesin vacuum fryer, sehingga nelayan tidak lagi mengeringkan hasil lautnya dengan dijemur. Kemudian usaha air minum dan pengolahan air laut menjadi air tawar.

"Kami nanti juga berencana membuat wisata dermaga warna di Desa Tunggul. Di dermaga ini nantinya akan kami siapkan sejumlah spot untuk swafoto di tengah laut," katanya.

Mereka pada 10 November mendatang juga akan menggelar mural competition. Ajang ini untuk mewadahi kreativitas pemuda pesisir agar tidak terjerumus pada hal negatif.

Lain lagi dengan Desa Sukodadi di Kecamatan Sukodadi. Mereka menggunakan anggaran dana desa untuk membangun tandon irigasi beserta sumur bornya. Sebelum ada tandon irigasi ini, warga Desa Sukodadi yang 40 persennya petani tidak bisa produktif saat kemarau.

Saat ini tandor air tersebut dimanfaatkan petani setempat untuk menanam kangkung, kacang panjang, semangka, dan terong. Tandon ini mampu mengairi hingga 10 hektare lahan pertanian.(qom/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...