Kamis, 24 Januari 2019 10:40

Sehari, Terjadi Tiga Kali Kebakaran Hutan di Tuban

Selasa, 16 Oktober 2018 18:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sehari, Terjadi Tiga Kali Kebakaran Hutan di Tuban
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar dedaunan kering.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tuban, Selasa (16/10). Kali ini terjadi di Petak 79A, Resort Polisi Hutan (RPH) Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari telah terjadi tiga kali kebakaran di kawasan hutan yang masuk dalam wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tuban tersebut.

Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Pakah, Sumarji mengatakan, kebakaran hutan di wilayahnya tersebut memang sering terjadi. Entah itu faktor kesengajaan atau tidak, namun pihaknya tidak mau berandai-andai. Kebakaran terjadi biasanya karena ulah orang yang tidak bertanggungjawab.

"Tiap tahun hampir dipastikan terjadi kebakaran seperti ini, mungkin ini ada unsur kesengajaan, tapi kami tidak tahu motif dari pembakaran itu. Hari ini saja sudah yang ketiga kalinya," ujarnya usai memadamkan api.

Beruntung hanya dengan waktu sekitar 15 menit, kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas yang dibantu warga sekitar meskipun hanya menggunakan alat seadanya.

"Kami hanya memadamkan api dengan cara tradisional, yaitu membuat batasan daun kering dengan titik api menggunakan 'gepyok'," paparnya.

Kendati kebakaran hanya berlangsung beberapa saat, namun banyaknya daun, ranting, dan semak-semak yang telah mengering membuat api cepat meluas, sehingga menghanguskan sekitar 0,25 hektar lahan hutan.

Pihaknya mengimbau agar warga masyarakat tidak membakar kawasan hutan, karena selain bisa merugikan banyak pihak, juga melanggar undang-undang No. 41 tentang kehutanan. "Selain itu juga merusak ekosistem alam," tuturnya.

Sementara itu, Priyanto (58) salah seorang warga yang juga sebagai anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Semanding, mengaku prihatin dengan kondisi hutan RPH Pakah yang sering terbakar.

"Tadi saya baru saja ikut membantu memadamkan api di titik sebelah Utara lahan yang terbakar. Belum istirahat, sudah ada yang terbakar lagi di sini," terang Priyanto sambil memadamkan api.(gun/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...