Rabu, 21 November 2018 09:54

Sehari, Terjadi Tiga Kali Kebakaran Hutan di Tuban

Selasa, 16 Oktober 2018 18:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Sehari, Terjadi Tiga Kali Kebakaran Hutan di Tuban
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar dedaunan kering.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tuban, Selasa (16/10). Kali ini terjadi di Petak 79A, Resort Polisi Hutan (RPH) Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari telah terjadi tiga kali kebakaran di kawasan hutan yang masuk dalam wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tuban tersebut.

Kepala Resort Polisi Hutan (KRPH) Pakah, Sumarji mengatakan, kebakaran hutan di wilayahnya tersebut memang sering terjadi. Entah itu faktor kesengajaan atau tidak, namun pihaknya tidak mau berandai-andai. Kebakaran terjadi biasanya karena ulah orang yang tidak bertanggungjawab.

"Tiap tahun hampir dipastikan terjadi kebakaran seperti ini, mungkin ini ada unsur kesengajaan, tapi kami tidak tahu motif dari pembakaran itu. Hari ini saja sudah yang ketiga kalinya," ujarnya usai memadamkan api.

Beruntung hanya dengan waktu sekitar 15 menit, kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas yang dibantu warga sekitar meskipun hanya menggunakan alat seadanya.

"Kami hanya memadamkan api dengan cara tradisional, yaitu membuat batasan daun kering dengan titik api menggunakan 'gepyok'," paparnya.

Kendati kebakaran hanya berlangsung beberapa saat, namun banyaknya daun, ranting, dan semak-semak yang telah mengering membuat api cepat meluas, sehingga menghanguskan sekitar 0,25 hektar lahan hutan.

Pihaknya mengimbau agar warga masyarakat tidak membakar kawasan hutan, karena selain bisa merugikan banyak pihak, juga melanggar undang-undang No. 41 tentang kehutanan. "Selain itu juga merusak ekosistem alam," tuturnya.

Sementara itu, Priyanto (58) salah seorang warga yang juga sebagai anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Semanding, mengaku prihatin dengan kondisi hutan RPH Pakah yang sering terbakar.

"Tadi saya baru saja ikut membantu memadamkan api di titik sebelah Utara lahan yang terbakar. Belum istirahat, sudah ada yang terbakar lagi di sini," terang Priyanto sambil memadamkan api.(gun/rev)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Senin, 19 November 2018 11:17 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...