Jumat, 19 Oktober 2018 23:54

Heboh Sari Buah Pisang Cair Mengandung Narkoba di Sidoarjo, Ini Penjelasan Kapolsek Candi

Kamis, 11 Oktober 2018 16:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Heboh Sari Buah Pisang Cair Mengandung Narkoba di Sidoarjo, Ini Penjelasan Kapolsek Candi
Penampakan jajanan sari buah pisang cair yang tersebar melalui broadcast WhatsApp.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Muncul kabar menghebohkan soal jajanan sari buah pisang cair yang diduga ada kandungan narkotika jenis sabu-sabu yang dijual di SDN 2 Candi Sidoarjo.

Namun, Kanit Reskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona langsung memastikan bahwa berita tersebut hoax. Pada saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Candi Sidoarjo, Iptu Isbahar mengatakan, bahwa broadcast itu cuma hoax.

Apalagi, dalam broadcast itu juga menyebutkan bahwa saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Polsek Candi Sidoarjo. Serta, penjualnya sudah keburu kabur dan tidak ada di tempat dan masih jadi pencarian pihak anggota Satreskrim Polsek Candi.

"Kami sudah mengetahui postingan tersebut yang kejadiannya di wilayah SDN 2 kecamatan Candi. Hingga saat ini tidak ditemukan (jajanan sari buah pisang cair mengandung narkoba)," ujar Isbahar saat dihubungi melalui handphonenya, Kamis (11/10).

Ia memastikan bahwa anggota Satreskrim Polsek Candi sudah mendatangi lokasi sekolahan SDN 2 Candi, namun jajanan sari buah pisang cair yang dimaksud tidak ditemukan. Selain itu, pihak sekolahan juga menyatakan tidak ada siswanya yang menjadi korban.

"Dan sampai saat ini belum ada pihak korban yang melaporkan kasus ini ke Polsek Candi. Itu berita hoax, memang broadcast itu banyak masyarakat yang menerima postingan tersebut. Dan banyak juga masyarakat yang menanyakan kasus ini ke Polsek Candi," jlantreh Isbahar.

"Setelah ditelusuri, bahwa postingan itu tidak benar," sambungnya.

Meskipun begitu, pihaknya mengaku tetap memantau agar kasus tersebut tidak sampai benar-benar terjadi di wilayah hukum Sidoarjo, Ia mengimbau kepada masyarakat guru dan wali murid agar lebih hati-hati menyebarluaskan pesan dari WhatsApp (WA) yang belum pasti kebenarannya.

"Kami berharap masyarakat harus hati-hati. Alangkah baiknya apabila ada kejadian yang tidak wajar segera menghubungi kantor polisi terdekat. Kami akan menindak tegas apabila ada kejadian tersebut di wilayah hukum Sidoarjo," pungkas Isbahar. (cat/rev)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...