Senin, 18 November 2019 21:34

Tahun 2019, Produksi Migas Sumur Tua Bojonegoro Ditarget Naik 775.000 Bph

Sabtu, 06 Oktober 2018 18:50 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Eky Nurhadi
Tahun 2019, Produksi Migas Sumur Tua Bojonegoro Ditarget Naik 775.000 Bph

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Wakil ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menargetkan kenaikan produksi minyak mentah dari lokasi Sumur Tua di kawasan Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Target yang dipatok naik menjadi 775.000 barel per hari (Bph) di tahun 2019 mendatang dari produksi rata-rata 400 - 500 Bph di tahun 2018.

Hal itu disampaikan Ridwan seusai mengunjungi kawasan 'hamparan minyak bumi' Kedewan, Sabtu sore, 6 Oktober. Dia optimis lokasi sumur tua tersebut bisa naik lifting migasnya.

"Sangat mungkin, dan bisa 100 persen naik. Sudah ada yang menyampaikan dari KUD, 300 sampai 500 barel per hari bisa ditingkatkan menjadi 800 sampai 900 barel per hari," kata dia.

Jadi, sambung dia, apa yang diperjuangkan oleh Komisi VII dengan menteri ESDM dan SKK Migas beberapa waktu lalu terbukti di lapangan, bisa.

"Lifting naik, pendapatan negara juga naik dan masyarakatnya semua kerja, karena sumur tua ini harus dikelola secara tradisional oleh masyarakat sekitar kemudian hasilnya diserahkan kepada Pertamina," terang dia.

Politikus partai Golkar itu merasa geram dengan BUMD dan KUD yang selama ini kurang memperhatikan para penambang tradisional, sehingga target produksi yang ditetapkan tidak terpenuhi. Selain itu, para penambang juga banyak yang tidak menyetor minyak mentah kepada Pertamina EP Asset 4 selaku pemilik wilayah, melainkan menjual eceran kepada para tengkulak liar.

"Jadi kita harus bersama-sama mendorong dan memberi pemahaman kepada para penambang agar menjual minyaknya kepada Pertamina. Pemerintah dalam hal ini BUMD juga harus ikut mendorong," tutur dia.

Kunjungan Ridwan Hisjam di Bojonegoro fokus pada pembahasan soal industri hulu migas, sesuai bidangnya di kursi komisi VII DPR RI. Selain melihat langsung proses penambangan minyak tradisional di Wonocolo, Kedewan, dia juga mengunjungi lapangan migas Banyu Urip Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Sabtu (6/10). (nur/ns)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...