Jumat, 26 Februari 2021 01:36

Gua Jenggung Pacitan, Laksana Berlibur ke Turki

Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Gua Jenggung Pacitan, Laksana Berlibur ke Turki
Pemandangan di dalam Gua Jenggung yang begitu mempesona.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke Turki. Betapa tidak, pancaran bebatuan dari dalam gua tak ubahnya seperti pasir emas yang berkilau saat tersentuh terangnya cahaya.

"Fenomena ini layaknya bebatuan yang ada di Turki. Indah berkilau, apalagi saat terkena cahaya lampu. Stalagmit maupun stalaktit yang ada di Gua Jenggung itu memancar seperti pasir emas. Tentu ini sebuah mahakarya sang pencipta yang kebetulan ada di Pacitan," ujar Endang Surjasri, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pacitan, memberikan sekilas gambaran Gua Jenggung, Kamis (4/10).

Menurut Endang, gua tersebut mungkin jauh lebih indah dari Gua Gong yang selama ini dikenal sebagai gua terindah di Asia Tenggara. Hanya saja, sejauh ini Pemkab Pacitan belum bisa berbuat lebih untuk membuka obyek wisata baru tersebut. Selain kendala kemampuan anggaran dan SDM, juga status lahan yang perlu penelusuran lebih lanjut.

"Kita belum ketahui, lokasi gua tersebut apakah berada di lahan milik desa atau milik perseorangan. Ini yang harus kita ketahui dulu," jelasnya.

Selain status lahan, Endang juga menyebutkan ada sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi untuk membuka kawasan gua sebagai obyek wisata yang diperuntukan umum.

"Kita perlu banyak kajian untuk bisa membuka lokasi gua tersebut sebagai DTW (daerah tujuan wisata). Banyak hal-hal teknis yang harus dipenuhi, utamanya terkait keselamatan pengunjung," urai pejabat jebolan IPDN ini pada pewarta.

Bicara soal estetika, Endang menyatakan, gua tersebut dimungkinkan bakal mengungguli Gua Gong, seandainya nanti bisa dibuka untuk umum. "Kita terasa seperti berkunjung ke Turki. Bebatuannya sangat indah dan mengesankan sekali," pujinya. (yun/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...