Selasa, 26 Mei 2020 13:20

175 Pengungsi Bencana Palu Landing di Sidoarjo, 20 Warga Ditampung di Mes Baskara 084/BJ

Rabu, 03 Oktober 2018 23:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
175 Pengungsi Bencana Palu Landing di Sidoarjo, 20 Warga Ditampung di Mes Baskara 084/BJ
20 pengunsi dari Palu ditampung menuju Mes Baskara 084/BJ Jl. Raya Juanda, Sedati Sidoarjo. foto: CATUR A/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 175 pengungsi atau korban gempa bumi dan peristiwa gelombang Tsunami Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah tiba di bandara Internasional Juanda, Rabu, (03/10) sekitar pukul 19.10 WIB.

Ratusan pengungsi yang mayoritas asal provinsi Jawa Timur yang selama ini tinggal di wilayah sekitar bencana tersebut dievakuasi dengan menggunakan pesawat Hercules A 1337 milik TNI AU.

Pilot letkol PNB Rohimad landing di Bandara Internasional Juanda disambut oleh Kasrem 084/BJ, Dandim 0816/Sidoarjo, dan Kadisops Lanud.

Selanjutnya, pendataan dilakukan kepada pengungsi gempa bumi dan korban Gelombang Tsunami Palu dan Donggala Sulawesi Tengah di Base Ops Lanudal Juanda.

Dari pendataan petugas, terdapat 2 orang pengungsi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo dikarenakan mengalami patah tulang imbas bencana tersebut.

"Dua orang dilarikan ke RSUD Sidoarjo menggunakan mobil ambulans dikarenakan mengalami patah tulang akibat bencana gempa bumi. Untuk selanjutnya akan dilakukan perawatan intensif di sana," papar Letkol ARM Aprianko Suseno, Kasrem 084/BJ.

Sementara itu, sebanyak 54 orang diketahui dijemput oleh pihak keluarga untuk menuju ke rumahnya masing-masing. "10 orang dijemput pihak keluarga untuk pulang dengan tujuan ke Sragen. Dan sisanya menyebar dengan tujuan wilayah Jawa Timur," tambahnya.

Hingga saat ini, sebanyak 20 orang anak-anak dan dewasa untuk sementara dievakuasi menuju Mes Baskara 084/BJ Jl. Raya Juanda, Sedati Sidoarjo menggunakan kendaraan Bus milik TNI AL. Puluhan orang pria dewasa, wanita dan anak-anak untuk sementara menginap di aula 30x30 meter tersebut.

Joko Waluyo salah satu pengungsi korban Bencana gempa bumi dan Tsunami Palu Donggala mengaku terpaksa harus pulang ke Boyolali. Alasan dirinya mengungsi lantaran situasi di tempatnya tinggal saat ini mencekam.

"Untuk daerah saya, bensin susah, logistik kurang, penjarahan juga terjadi," terang pria 34 tahun yang sejak tahun 2008 usaha jualan makanan di daerah Kelurahan Talise Kota Palu tersebut. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...