Senin, 24 Februari 2020 18:57

Peduli Bencana Sulteng, Direktur PT Santos Jaya Abadi Berikan Bantuan Boneka untuk Korban Anak-anak

Selasa, 13 November 2018 22:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Peduli Bencana Sulteng, Direktur PT Santos Jaya Abadi Berikan Bantuan Boneka untuk Korban Anak-anak

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - PT Santos Jaya Abadi mengajak ribuan karyawannya untuk peduli terhadap korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Donggala dan Sigi Provinsi Sulawesi Tenggara.

Perhatian itu terutama untuk korban anak-anak yang perlu penanganan khusus dalam mengembalikan psikologinya. Karena itu, pihak manajemen pabrik produksi kopi merk Kapal Api itu mengajak para karyawannya untuk menyumbang boneka yang diperuntukkan anak-anak korban gempa dan tsunami di Sulteng tersebut.

Direktur PT Santos Jaya Abadi Paulus Imanuel Nugroho mengatakan, untuk sumbangan yang akan diberikan ke anak-anak korban gempa dan tsunami adalah boneka.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan studi, salah satu cara untuk mengobati luka dalam psikologi anak-anak adalah dengan Therapy Boneka (Stuffed Animal Therapy).

"Anak-anak butuh pemulihan psikologi yang dialaminya. Mereka banyak yang trauma menghadapi musibah alam tersebut," katanya Selasa (13/11).

"Rasa kekecewaan dan luka hati selalu datang dalam kehidupan setiap manusia di segala usia. apalagi dalam menghadapi atau melihat kejadian gempa dan tsunami seperti yang terjadi di Sulteng. Luka hati dalam usia anak-anak yang membusuk, dapat menyebabkan pertumbuhan yang tidak sempurna di beberapa aspek kehidupan sosial. Kondisi psikologi anak-anak harus dikembalikan sampai pulih," tutur Paulus.

Kenapa boneka? Ia menjelaskan, alasannya boneka dapat mengobati luka dalam hati anak-anak. Terutama boneka yang tekstur halus dan empuk. Karena bisa memberikan rasa nyaman bagi pemiliknya.

"Anak-anak lebih memilih boneka dibanding mainan yang 'keras'. Dari rasa nyaman inilah proses pengobatan dapat dimulai dengan membiarkan pasien merawat bonekanya dengan cara sebagaimana mereka mau dirawat."

"Dengan boneka itu, secara tidak langsung memasukkan afirmasi ke alam bawah sadar mereka tentang bagaimana mereka semestinya diperlakukan. Setelah alam bawah sadarnya terbiasa dengan afirmasi tersebut, mereka akan mulai melihat kesempatan untuk dapat merawat dirinya seperti ia merawat boneka tersebut," jlentreh Paulus.

Selain itu, boneka-boneka tersebut juga dapat dibawa ke mana pun, yang melambangkan bahwa selalu ada yang akan bersamanya di keadaan apapun.

"Afirmasi-afirmasi ini akan masuk ke dalam alam bawah sadar dan menyembuhkan luka dalam seorang anak secara berkelanjutan. Sehingga boneka dapat dijadikan alternatif yng effektif untuk sarana pengobatan luka hati," jelasnya.

Dalam berencana mengirim boneka ke anak-anak korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Paulus mengakui sudah mengumpulkan dan mengirim sebanyak sekitar 350 boneka. Boneka itu belum dari karyawan, melainkan dari pihak PT Santos Jaya Abadi dan lainnya.

"Setelah pengiriman pertama, pihaknya akan melibatkan karyawan dalam pengumpulan sumbangan boneka berikutnya ke korban gempa dan tsunami di Sulteng. Target nanti akan kirim satu kontainer full," janji Paulus.

Dalam penanganan sumbangan boneka untuk anak-anak di seluruh pelosok dan perkotaan di Palu, Donggala dan Sigi, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Tadulako Palu.

"Kita berharap selain pembagiannya rata, anak-anak korban harus terus diberikan pendampingan dan perhatian dala segi sisi sosialnya agar mereka tidak terus dilanda trauma maupun kekhawatiran lainnya," pungkas Paulus. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...