Senin, 13 Juli 2020 18:52

Presiden Turut Berduka untuk Korban Bencana Tsunami di Selat Sunda

Minggu, 23 Desember 2018 17:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Presiden Turut Berduka untuk Korban Bencana Tsunami di Selat Sunda
Kondisi kerusakan akabat tsunami. (foto diambil dari detik.com)

TANA TORAJA, BANGSAONLINE.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita bagi para korban bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Ia mendoakan para korban maupun keluarga korban tsunami di Kabupaten Serang dan Pandeglang, Provinsi Banten, agar mendapatkan kesabaran.

"Sebagai Kepala Negara, saya sudah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Menteri Sosial, Panglima TNI, dan jajaran terkait lainnya untuk bersegera melakukan penanganan darurat sekaligus mendata kerusakan dan korban jiwa yang ditimbulkan. Sejumlah elemen pemerintah saat ini telah bergerak untuk melakukan penanganan bencana," ujar Presiden Joko Widodo di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (23/12/2018) sebagaiman disampaikan melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, kepada wartawan Bangsaonline.com.

Jokowi mengaku sudah mendapat laporan bahwa ada beberapa yang meninggal karena tsunami di Selat Sunda ini. "Presiden memastikan siang ini telepon lagi, sudah tambah (korban, red) sehingga kita tunggu saja nanti laporan dari Banten," ucapnya.

Sementara mengutip siaran pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, bencana tsunami terjadi di wilayah pantai Selat Sunda, di antaranya pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan. Tsunami terjadi pada Sabtu Malam, 22 Desember 2018, sekitar pukul 21:27 WIB.

Hingga pukul 07:00 WIB hari ini, Minggu, 23 Desember 2018, jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat sebanyak 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka, dan 2 orang hilang.

Sedangkan kerugian fisik meliputi 430 unit rumah rusak berat, 9 hotel rusak berat, 10 kapal rusak berat, dan puluhan lainnya mengalami kerusakan.

"Penanganan darurat terus dilakukan. Status tanggap darurat dan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum, dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat," tulis Sutopo yang disampaikan kepada Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin. (uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...