Selasa, 25 September 2018 22:58

Loyalis Gus Dur di Jatim Cenderung Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Jumat, 14 September 2018 01:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Loyalis Gus Dur di Jatim Cenderung Dukung Jokowi-Ma
Ketua DPW Barikade Gus Dur Jawa Timur, Ahmad Arizal (kiri). foto: DIDI R/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memiliki kharisma yang kuat, terutama di kalangan nahdliyin. Meskipun hampir 9 tahun mantan Ketua Umum PBNU itu wafat, tapi para pengikutnya tak berkurang. Sebaliknya terus bertambah. Satu di antara sekian banyak pendukung Gus Dur berhimpun dalam Barisan Kader Gus Dur atau Barikade Gus Dur.

Kekuatan dan kesolidan para loyalis Gus Dur ini menjadi incaran kekuatan politik dalam menyongsong suksesi kepemimpinan baik kepala daerah maupun kepemimpinan level nasional seperti Pilpres. Di Jawa Timur, loyalis Gus Dur yang tergabung dalam Barikade Gus Dur Jatim cenderung mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami merasa lebih pas mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Apalagi ada sosok KH. Ma'ruf Amin yang merupakan Rais Aam PBNU sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Karena ada ulamanya kami sreg mendukung," tutur Ketua DPW Barikade Gus Dur Jatim, Ahmad Arizal, Kamis (13/9).

Arizal mengungkapkan sebagai sebuah organisasi, Barikade Gus Dur punya mekanisme untuk mengambil keputusan strategis, termasuk dalam menentukan kandidat yang akan didukung dalam Pilpres 2019. Secara emosional Barikade Gus Dur di Jatim mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun orang dekat Hasan Aminuddin ini mengaku belum bergerak sebelum ada keputusan resmi dari Barikade Pusat. Karena sikap Barikade Gus Dur akan diputuskan dalam silaturahmi nasional (Silatnas) yang akan digelar pada 5-6 Oktober 2018.

"Harapan kami keputusan Silatnas nanti sesuai dengan aspirasi dan suasana kebatinan Barisan Kader Gus Dur di Jatim yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Semoga keputusannya senapas dengan aspirasi para kader Gus Dur di Jatim," ujar mantan Ketua DKW Garda Bangsa Jatim ini.

Arizal mengakui apapun hasil keputusan Barikade Gus Dur dalam Pilpres 2019 bergantung pada sosok Yenny Wahid sebagai pembina DPP Barikade Gus Dur. Namun keputusan dukungan akan diambil, tentumya lewat pertimbangan yang matang. Di antaranya dengan mendengar visi dan misi para Capres-Cawapres serta aspirasi Kader Gus Dur se-Indonesia.

Karena itu, dalam Silatnas Barikade Gus Dur di Jakarta, para kandidat Capres dan Cawapres akan diundang untuk menyampaikan visi dan misi serta program kerja mereka di hadapan pengurus Barikade Gus Dur seluruh Indonesia.

"Pada Pilgub Jatim, Barikade Gus Dur mendukung pasangan Khofifah-Emil. Itu atas restu dan arahan Mbak Yenny. Alhamdulillah Bu Khofifah menang. Untuk Pilpres, kami juga menunggu arahan Mbak Yenny," pungkas pria berdarah Madura itu. (mdr/rev)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...