Minggu, 21 Juli 2019 14:22

​Bekuk Bandar Asal Mojokerto, Polres Jombang Amankan 25.000 Pil Koplo

Rabu, 08 Agustus 2018 22:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
​Bekuk Bandar Asal Mojokerto, Polres Jombang Amankan 25.000 Pil Koplo
Eko Rudianto alias Gibas tidak berkutik saat dibekuk petugas.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang membekuk Eko Rudianto alias Gibas (35), Sabtu (28/7) lalu. 

Warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto ini dibekuk lantaran menjadi bandar pil koplo yang biasa beroperasi lintas kota. Dari penangkapan ini, Polisi menyita lebih dari 25 ribu butir pil dobel L.

“Total 25.600 butir pil dobel L yang disita. Pil-pil itu terbagi dalam berbagai kemasan antara lain, 25 bungkus plastik masing-masing berisi 1.000 butir, 12 plastik klip masing-masing berisi 50 butir pil," papar Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Mochamad Mukid, kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Barang bukti lain yang disita yakni satu plastik klip diduga sisa dabu dengan berat kotor 0,25 gram yang disimpan bungkus bekas rokok, satu plastik klip berisi ganja kering dengan berat kotor 0,81 gram, dua pipet kaca, satu potongan sedotan untuk skrop serta satu sedotan kecil sebagai alat hisap.

Dijelaskan, untuk dapat membekuk Gibas, polisi harus melakukan penyelidikan yang memakan waktu cukup lama. Selain dikenal licin dalam menjalankan bisnis haramnya, cara transaksi jaringan Gibas menggunakan metode ranjau yang tidak saling bertemu ketika menyerahkan pil pesanan pembeli. 

“Pasar peredaran pil jaringan Gibas juga menyasar Jombang,” sambung Mukid.

Setelah memakan waktu hampir sebulan, Polisi menemukan titik terang dan dapat mengetahui alamat Gibas. Kemudian, Sabtu (28/7) polisi melakukan penggerebekan ke rumah Gibas dan menemukan ribuan butir pil koplo, sabu dan ganja.

“Yang bersangkutan menjual, menyimpan, memiliki atau menguasai narkotika golongan I jenis tanaman (ganja) atau bukan tanaman (sabu) dan mengedarkan sediaan farmasi jenis pil dobel L tanpa ijin. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 (1) Jo 112 (1) Jo 111 (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 196 Undang-undang RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” pungkas Mukid. (ony/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...