Sabtu, 19 Juni 2021 18:50

Gua di Bawah Tambang Kapur Semanding Ternyata Memiliki Ornamen Unik dan Langka

Senin, 06 Agustus 2018 14:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Gua di Bawah Tambang Kapur Semanding Ternyata Memiliki Ornamen Unik dan Langka
Ornamen unik yang tersimpan di Gua yang ditemukan di Desa Jadi, Kecamatam Semanding, Kabupaten Tuban. foto: BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Penemuan gua cantik yang berada tepat di bawah tambang batu kapur di Desa Jadi, Kecamatam Semanding, Kabupaten Tuban beberapa waktu lalu mengundang perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) bekerja sama dengan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban melakukan penelusuran dan pemetaan kondisi di dalam gua.

Gua yang berada di ketinggian 97 mdpl dengan koordinat 06°56'18.3" S 111°59'52,7" E ini sebelumnya ditemukan penambang batu kapur. Berdasarkan penelitian Astaga dan Mahipal Unirow, gua tersebut termasuk memiliki air resapan yang sangat bagus. 

“Air resapan dari permukaan ini menjadi salah satu penyebab bermunculannya ornamen,” ujar Ketua Mahipal Unirow, Taufikurrohman kepada BANGSAONLINE.com, Senin (6/8).

BACA JUGA : 

Pengunjung Membeludak, Pengelola Wisata di Tuban Diminta Perketat Prokes

Ini Sebab Roda Ekonomi di Wisata Bektiharjo Tuban Makin Lesu

Tak Mau Kecolongan Muncul Klaster Baru, Kapolres Tuban Sidak Tempat Wisata

Viralkan Wisata di Tuban, Mahasiswa 7 Negara Bersama Kartar Surabaya Ikuti International Camp

Gua tersebut memiliki kedalaman vertikal 6 meter dan panjang lorong hingga 214 meter. Di masing-masing lorong mempunyai variasi keindahan ornamen yang berbeda-beda. Bahkan ornamen itu tergolong langka dan jarang ditemukan di daerah karst Tuban maupun karst daerah Utara Jawa.

“Gua ini berujung pada kolam yang kita belum ketahui kedalaman dan panjangnya. Belajar dari gua Jati Jajar yang berada di Kebumen, di balik kolaman tidak menutup kemungkinan juga ditemukan lorong dan ornamen lain,” imbuhnya.

Sebagai kelompok pemerhati gua dan lingkungan, Astaga dan Mahipal mengambil langkah awal dengan pemetaan dan pendataan potensi yang ada. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah awal memproteksi gua dan lingkungannya.

Menurut Taufikurrohman, banyak potensi yang bisa kembangkan dengan pengelolaan yang lebih strategis. “Namun semua itu perlu adanya campur tangan dari berbagai pihak. Butuh sinergi dari berbagai lini baik pemerintah, masyarakat, maupun pemerhati gua. Kita sebagai pemerhati gua dan lingkungan akan mengembalikan sepenuhnya kepada pihak desa maupun pemerintahan daerah atas kebijakan yang akan diambil untuk gua ini,” pungkasnya.

Sebatas diketahui, gua tersebut ditemukan oleh Sudariono (35), salah satu warga yang menambang batu kapur di lahan miliknya sendiri. Bersama empat penambang lainnya, ia kaget karena terdapat lubang yang mengeluarkan angin dari bawah saat menambang. Setelah lubang itu diperbesar, ternyata terdapat gua di dalamnya. (gun/rev)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...