Kamis, 17 Oktober 2019 08:25

Demi Berangkat Haji, Penjual Sayur Keliling Asal Tuban Ini Rela Makan Nasi Sisa

Selasa, 31 Juli 2018 22:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Demi Berangkat Haji, Penjual Sayur Keliling Asal Tuban Ini Rela Makan Nasi Sisa
Sariati saat ditemui di Embarkasi Surabaya, Selasa (31/7).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sariati (57 tahun), rela makan nasi gugur yang ia peroleh dari sisa nasi yang diberikan oleh tetangganya. Hal itu ia lakukan demi mewujudkan keinginannya untuk bisa berangkat haji.

Berkat kesungguhan serta perjuangannya itu, ia akhirnya bisa berangkat haji yang masuk dalam kelompok terbang (kloter 42) asal Tuban dengan nomor penerbangan SV 5211 dan akan berangkat pada Rabu (1/8) pukul 00.30 WIB dini hari nanti.

Nasi gugur ini ia dapatkan dari apra tetangganya yang tidak habis mereka makan. Dari tetangganya ini lantas ia keringkan menjadi karak lalu dimasak ulang untuk kemudian ia makan.

“Iya, agar bisa nabung saya hemat. Ada ibu-ibu yang ngasih nasi sisa untuk dijemur. Sudah jadi karak baru Saya masak jadi bisa dimakan,” tuturnya.

Setiap hari, janda beranak satu ini berjualan sayur keliling memakai sepeda angin. Ia biasa berjualan ke kantor-kantor yang ada di Kota Tuban sejak tahun 90-an.

Sariati mulai menyisihkan uang yang ia dapatkan di bawah tikar dari pandan di rumahnya. Tahun 1995, salah satu pelanggannya menyarankan Sariati untuk menabung uangnya, siapa tahu dapat digunakan untuk daftar haji. Saat itu, ia lantas menabung untuk pertama kali sebesar Rp 2.500 ke salah satu Bank di Tuban.

Keuntungan yang ia dapatkan dari hasil dagangannya saat ini tidak banyak. Dengan modal Rp 500 ribu, keuntungan yang ia dapatkan berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu per hari. “Itu pun dagangan tidak selalu habis, masih ada sisa,” tuturnya.

Awalnya dulu tahun 2000-an, lanjut Sariati, keuntungannya lumayan banyak sekitar Rp 50 ribu karena mempunyai langganan catering. ”Tapi tiga tahun ini ibunya sudah pensiun tidak buat catering lagi, jadi tidak langganan dagangan Saya,” ujar Sariati.

Setiap hari, ia menabung uang seadanya sisa makan dan biaya sekolah anaknya, antara RP 3.000 hingga Rp 10.000. Ketika terkumpul uang dalam jumlah agak banyak sekitar Rp 300 ribu, Sariati lantas menabungkan uangnya ke bank.

Tahun 2010, uangnya terkumpul Rp 26 juta. Ia lantas gunakan uang tersebut untuk daftar haji. Untuk menutup ONH, ia juga gunakan hasil dari dagangannya ini.

"Melalui haji ini, Saya ingin bertemu dengan rumah Allah dan menjadi haji yang mabrur. Selepas pulang haji nanti, Saya akan tetap berjualan sayur keliling sebagai mata pencaharian utama," pungkasnya. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...