Rabu, 05 Agustus 2020 16:52

Proyek Pemetaan Lahan Dihentikan Nelayan Pangkahkulon, PGN Saka Akui Lalai Sosialisasi

Senin, 30 Juli 2018 17:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Proyek Pemetaan Lahan Dihentikan Nelayan Pangkahkulon, PGN Saka Akui Lalai Sosialisasi
Nelayan Pangkahkulon saat menghentikan proyek pemetaan lahan yang dilakukan rekanan SIPL.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT. PGN Saka melalui anak perusahaannya Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL) melakukan pertemuan dengan nelayan Pangkahkulon di rumah makan Laka Kull, di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Senin (30/7/2018). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pasca proyek PT. PGN Saka berupa pemetaan lahan seluas 30 hektar di Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah dihentikan nelayan.

Subali mewakili SIPL kepada wartawan mengakui bahwa pihaknya lalai dan melakukan kesalahan dengan tak melakukan sosialisasi kepada nelayan Pangkahkulon sebelum melakukan proyek pemetaan lahan tersebut.

"Sebenarnya kita sudah melakukan komunikasi, tapi kurang luas. Anggota nelayan ini banyak. Kontraktor juga dari Jakarta, jadi belum bisa memaksimalkan silaturahmi," katanya.

"Sebelum (pertemuan) ini, kita sudah melakukan rapat beberapa waktu yang lalu dengan nelayan dan masyarakat sekitar. Dan sejak kemarin (Minggu, 29/7/2018) kontraktor langsung bekerja," terangnya.

Subali menjelaskan, bahwa proyek tersebut berupa pemetaan potensi lahan yang dikerjakan oleh PT Offshore Works Indonesia (OWSI) selaku rekanan dari SIPL. Di sana kontraktor bekerja untuk memetakan potensi wilayah.

"Pemetaan menggambarkan prona alam, ada potensi apa di sana. Perkiraan ada 30 hektare lahan yang akan kita petakan," terangnya.

Ditanya soal rencana pengeboran minyak di Pangkahkulon, Subali membenarkannya. "Kalau rencana ke depan, akan ada pengeboran di laut dan pinggir laut. Akan ada pengeboran minyak baru di Blok Pangkah," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan nelayan menghentikan proyek pengerjaan topografi di Kali Malang, Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah yang dikerjakan PT. OWSI, Jumat (27/7/2018) lalu. Nelayan menghentikan proyek tersebut karena pihak SIPL tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...